
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Meskipun beberapa wilayah di Riau sempat diguyur hujan lebat, namun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu). Sebanyak tiga helikopter water bombing (WB) dikerahkan untuk melakukan pemadaman di lokasi tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan di Inhil karhutla terjadi di Desa Semambu, Kecamatan Gaung. Kebakaran lahan bergambut itu sudah terjadi sejak Rabu (16/9) lalu. Kebakaran itu sudah berhasil dijinakkan, namun titik api kembali muncul.
“Untuk di Inhil dikerahkan satu unit heli WB. Pemadaman dilakukan sejak pagi,” kata Edy.
Baca Juga: Polres Inhu Kembali Amankan Terduga Pelaku Karhutla
Sementara di Inhu, karhutla terjadi di Kuala Cenaku. Pemadaman dengan mengerahkan dua unit heli WB. Karhutla di Kuala Cenaku ini sudah terjadi sejak Senin (14/9) lalu. Upaya pemadaman juga sudah diupayakan baik melalui jalur darat oleh tim gabungan dari TNI, Polri, maupun BPBD setempat, termasuk pemadaman melalui udara beberapa waktu lalu.
“Di lokasi ini, titik api masih terpantau. Makanya untuk memaksimalkan pemadaman yang sudah dilakukan sebelumnya, kita kerahkan kembali heli WB sebanyak dua unit,” jelasnya.
Upaya pemadaman karhutla juga terus diupayakan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Di mana pada Jumat tercatat sebanyak empat sortie telah dilakukan pesawat Cessna Caravan 208 dengan nomor registrasi PK-SNM milik BNPB. Pesawat melaksanakan penyemaian awan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki.
Dari OMC tersebut, sebanyak 1.000 kilogram Natrium Klorida (NaCl) sudah disemai di awan yang memiliki potensi hujan. Hasilnya berdasarkan laporan, hujan turun merata hampir di seluruh wilayah Riau.
“Dari laporan kita terima pasca-OMC kemarin, hujan memang turun merata. Di Tembilahan, Rengat (juga turun). Cuma kebetulan di lokasi karhutla di Kuala Cenaku tidak ada hujan. Di Desa Semambu di lokasi karhutla hanya turun hujan tipis, belum bisa memadamkan titik api semuanya,” papar Edy.
Hari Sabtu, lanjut Edy, OMC kembali dilakukan di berbagai daerah di Riau oleh Satgas Udara. Tercatat OMC sejak pagi hingga sore ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga sortie. Diharapkan, hujan kembali turun merata di Riau. Sehingga karhutla pun benar-benar padam.
“Sabtu ini ada tiga sortie. Jika ada awan potensial, kita terbangkan lagi pesawat OMC,” tutup Edy.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




