Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Daerah Perpanjang PJJ

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Petugas SDN 115 Pekanbaru memperlihatkan pengumuman pelaksanaan pembelajaran jarak jauh atau secara daring di saat kabut asap menyelimuti Pekanbaru, baru-baru ini. (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Petugas SDN 115 Pekanbaru memperlihatkan pengumuman pelaksanaan pembelajaran jarak jauh atau secara daring di saat kabut asap menyelimuti Pekanbaru, baru-baru ini. (MHD AKHWAN/RIAU POS)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ma­sih mengganggu sektor pendidikan di Riau. Dua daerah yakni Pekanbaru dan Kuantan Singingi (Kuansing) memperpanjang penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik PAUD, TK, SD, SMP negeri dan swasta sederajat karena kualitas udara masih tidak sehat.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang PJJ selama dua hari, yakni 21-22 September 2026. Kebijakan tersebut diambil Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, setelah mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Advertisement

Agung mengatakan, keputusan memperpanjang PJJ dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan peserta didik. Terlebih, data yang diterima Pemko Pekanbaru menunjukkan kondisi udara masih mengkhawatirkan.

“Dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika) pukul 19.00 WIB, kualitas udara 253. Dari Dinas Lingkungan Hidup, ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) sudah 500 lebih. Maka besok (hari ini, red) PJJ diperpanjang dua hari,” ujar Agung Nugroho, Ahad (20/9).

Advertisement

Menurut Agung, kondisi kualitas udara tersebut menjadi pertimbangan penting bagi Pemko Pekanbaru agar tidak mengambil risiko terhadap kesehatan anak-anak. “Kita tidak ingin anak-anak kita terpapar udara yang tidak sehat. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah sampai kondisi udara membaik,” ujarnya.

Dengan penerapan PJJ, peserta didik tetap dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa harus datang ke sekolah. Sebelumnya, sejak Rabu (16/9) hingga Sabtu (19/9) pekan lalu, Pemko Pekanbaru juga telah menerapkan PJJ. 

Pemkab Kuansing melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) juga memutuskan untuk memperpanjang PJJ selama dua hari yakni pada Senin (21/9) dan Selasa (22/9) karena indeks kualitas udara kembali memburuk dengan ketebalan asap yang bertambah dibandingkan Sabtu (19/9).

“Karena kualitas udara masih di level tidak sehat dengan kabut asap yang lebih tebal, maka dari hasil rekomendasi OPD (organisasi perangkat daerah) terkait dan arahan pimpinan, PJJ kami perpanjang dua hari, tanggal 21-22 September 2026,” ujar Kadis Dikpora Kuansing Herizon, Ahad (20/9).

Surat Edaran perpanjangan PJJ ini dituangkan dalam surat nomor: 400.3.1/Disdikpora/2026/1253 tertanggal 20 September 2026. Surat edaran ini, disampaikan pada seluruh Korwil Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala TK/PAUD, SD/SMP negeri dan swasta se Kuansing maupun orang tua/wali murid. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kualitas Udara Masih Sama, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ Sehari demi Kesehatan Anak

Kualitas Udara Masih Sama, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ Sehari demi Kesehatan Anak

Pemko Pekanbaru memperpanjang PJJ sehari. Tujuannya untuk menjamin kesehatan anak didik. Saat ini kualitas udara masih sama seperti sebelum

Utamakan Kesehatan Anak, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Dua Hari Sambil Pantau Kualitas Udara

Utamakan Kesehatan Anak, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Dua Hari Sambil Pantau Kualitas Udara

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menetapkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari sambil pantau kualitas udara

Pastikan Berjalan Efektif, Pelaksanaan PJJ SMA di Pekanbaru Dipantau Berkala

Pastikan Berjalan Efektif, Pelaksanaan PJJ SMA di Pekanbaru Dipantau Berkala

Pelaksanaan PJJ SMA di Kota Pekanbaru dipantau secara berkala. Hal ini untuk memastikan kegiatan belajar berjalan dengan efektif

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer