Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Provinsi Riau Tertinggi Capaian Imunisasi di Indonesia

S
Penulis: Soleh Saputra❯
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Dok Riaupos.co)
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Dok Riaupos.co)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Provinsi Riau mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Imunisasi Kejar/ Bulan Imunisasi Anak (BIK) 2026. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI per 19 Oktober 2026, Riau menjadi provinsi dengan persentase capaian imunisasi kejar tertinggi untuk dua kelompok usia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli menyebutkan pada kelompok usia di bawah 12 bulan (surviving infants), sebanyak 12.958 anak dari total sasaran 85.337 anak di Riau berhasil mendapatkan minimal satu dosis imunisasi yang terlewat.

"Capaian ini menjadikan Riau dengan cakupan sebanyak 15 persen. Ini menjadi yang tertinggi di Indonesia, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 4 persen," kata Zulkifli, Jumat (23/10/2026).

Lebih lanjut dikatakannya, prestasi serupa juga terdapat pada kelompok baduta usia 12 sampai 24 bulan. Sebanyak 7.445 baduta dari sasaran 84.382 anak di Riau terlayani imunisasi kejar, dengan persentase 7 persen yang juga menjadi tertinggi nasional.

Zulkifli menegaskan, pihaknya terus melakukan monitoring harian dan mingguan guna mengidentifikasi daerah dengan cakupan rendah, agar tindakan korektif segera dilaksanakan.

Advertisement

"Kita pastikan data pelaksanaan imunisasi diinput setiap hari melalui aplikasi. Sehingga datanya termonitor dan sasaran anak usia di bawah 12 bulan dan sebelum usia 24 bulan yang belum lengkap bisa segera dikejar," ujarnya.

Hal ini mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dirinya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, kader posyandu, serta Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang telah bekerja keras di lapangan.

"Capaian tertinggi nasional ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama. Imunisasi adalah investasi masa depan anak Riau. Saya minta capaian ini jangan membuat kita lengah, justru harus dikebut sampai seluruh anak di Riau mendapatkan hak imunisasi lengkap," ujar SF Hariyanto.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendukung penuh program imunisasi kejar sebagai upaya pencegahan stunting dan pencegahan KLB penyakit seperti campak, rubella, difteri, dan polio.

"Anak yang sehat adalah pondasi Riau yang unggul. Dari Riau yang sehat, untuk Indonesia Emas 2045. Terus kejar, jangan ada satu anak pun tertinggal," pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

RS Awal Bros Gelar Seminar dan Bedah Epilepsi, Ajak Masyarakat Mengenal Penyakit Lebih Dekat 

RS Awal Bros Gelar Seminar dan Bedah Epilepsi, Ajak Masyarakat Mengenal Penyakit Lebih Dekat 

RS Awal Bros mengajak masyarakat untuk mengenal penyakit epilepsi lebih dekat. Dengan seminar dan bedah epilepsi, penanganan medis tepat dan

27.250 Masyarakat Riau Terpapar ISPA

27.250 Masyarakat Riau Terpapar ISPA

Kota Pekanbaru terbanyak jumlah masyarakat yang terpapar ISPA di Riau. Dari catatan Diskes Riau, ada 27.250 masyarakat terpapar di seluruh

Paparan Asap Memburuk, Diskes Riau Bagikan Masker di Lima Titik Pekanbaru

Paparan Asap Memburuk, Diskes Riau Bagikan Masker di Lima Titik Pekanbaru

Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagikan masker gratis di lima titik di Kota Pekanbaru. Saat ini paparan kabut asap semakin memburuk.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer