PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang personel Tim Raga (Rabu Anti Geng dan Anarkis) Polda Riau yang bertugas di Polres Dumai meninggal dunia saat mengikuti latihan di SPN Polda Riau. Almarhum yang diketahui bernama Brigadir Dedi Handoko menghembuskan napas terakhir di RS Aulia Pekanbaru, Kamis (22/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kabidhumas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menjelaskan, Brigadir Dedi sebelumnya dinyatakan sehat saat masuk pelatihan pada 18 Mei. Keluhan sakit mulai dirasakan pada Rabu (21/5) dini hari dan langsung ditangani oleh tim medis SPN secara berjenjang.
Kondisinya sempat stabil hingga Kamis (22/5) pagi, namun tiba-tiba memburuk dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit. “Almarhum berlatih dengan semangat untuk menjadi seorang pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam membasmi premanisme di Tim Raga,” kata Kombes Anom.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan sejumlah PJU Polda Riau ikut hadir di rumah duka di Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Dalam takziahnya, Kapolda ikut menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum. Kapolda juga menyalatkan jenazah dan mengantar ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Sumbersari, Pekanbaru.
“Kami kehilangan salah seorang putra terbaik Bhayangkara. Almarhum adalah pribadi yang tekun, penuh semangat, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Irjen Herry.
Diketahui, Tim Raga merupakan tim yang dibentuk oleh Kapolda guna melawan tindak kejahatan premanisme dan geng motor. Raga sendiri merupakan akronim dari Rabu Anti Geng dan Anarkis (Raga). Beberapa waktu lalu, sejumlah personel diikutkan latihan khusus di SPN Polda Riau. Almarhum Dedi merupakan salah seorang personel yang ditugaskan untuk mengikuti latihan tersebut.(nda)
Editor : Rindra Yasin