PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Tim gabungan saat ini masih terus melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Selain dilakukan oleh tim darat, pemadaman Karhutla dilokasi ini juga dilakukan melalui udara menggunakan helikopter water bombing.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, lokasi karhutla yang terjadi di lahan gambut dan angin yang bertiup cukup kencang membuat tim harus bekerja ekstra agar api dapat segera dipadamkan.
“Saat ini Karhutla di Tapung sudah memasuki hari keempat. Angin bertiup di lokasi cukup kencang dan berubah-ubah,” katanya.
Baca Juga: Junjung Toleransi Umat Beragama, Perayaan HUT TITD Giok Ong Tian Co Meriah
Agar pemadaman dapat lebih cepat dilakukan, pihaknya juga mengerahkan helikopter water bombing. Namun saat ini baru ada satu helikopter yang tersedia di Riau sehingga masih dirasa kurang.
“Saat ini baru ada satu helikopter water bombing di Riau. Tentu itu masih kurang mengingat wilayah Provinsi Riau yang cukup luas,” sebutnya.
Karena itu, pihaknya saat ini sudah mengajukan untuk penambahan helikopter water bombing. Namun memang perlu waktu yang lama untuk pengiriman bantuan tersebut.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Teladan Tanoto Foundation 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Ketentuannya
“Kami sudah mengajukan penambahan helikopter water bombing lagi. Helikopter water bombing yang ada di Riau saat ini dikirim dari Australia. Jadi memang prosesnya cukup lama,” sebutnya.(sol)
Editor : Edwar Yaman