Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Riau Dapat Bantuan Rp100 M, Dukung Program Swasembada Pangan

Soleh Saputra • Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:14 WIB
Ronny Bowo Laksono
Ronny Bowo Laksono

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk mendukung program swasembada pangan di Indonesia. Pemerintah Provinsi Riau ikut melaksanakan beberapa program untuk memperkuat sektor pertanian di Riau.

Plt Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Riau Ronny Bowo Laksono mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen penuh untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Pihaknya akan terus bersinergi dengan kebijakan pusat guna memastikan pasokan pangan di daerah tetap stabil dan mendukung ketahanan nasional.

‘’Sesuai dengan yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa swasembada pangan diharapkan dapat terus berkelanjutan, maka kita di daerah tentu akan bersinergi dan mendukung penuh,’’ kata Ronny.

Dalam upaya memperkuat sektor pertanian, Ronny mengungkapkan, Provinsi Riau mendapatkan dukungan besar dari pemerintah pusat melalui alokasi anggaran APBN yang mencapai lebih dari Rp100 miliar. Dana tersebut difokuskan secara khusus untuk program cetak sawah baru serta optimalisasi lahan (Oplah) yang tersebar di beberapa titik potensial.

‘’Kita mendapat alokasi anggaran APBN cukup besar, ada Rp100 miliar lebih untuk cetak sawah dan oplah. Kita akan memperkuat koordinasi di daerah, baik itu dengan TNI, Polri atau kabupaten kota untuk mendukung Swasembada Pangan ini agar terus berkesinambungan,’’ katanya.

Untuk memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut, Pemprov Riau memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan menggandeng berbagai instansi terkait. Ronny menekankan pentingnya kolaborasi bersama TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten/kota guna menciptakan sistem pengawasan dan pendampingan yang solid agar program swasembada pangan berjalan berkesinambungan.

Salah satu fokus utama pengembangan tahun ini berada di Kabupaten Siak, di mana pemerintah mulai mengarahkan fokus pada sektor hilirisasi produk pertanian. Melalui bantuan APBN, Pemprov Riau memberikan dukungan peralatan modern untuk pengembangan produksi beras di wilayah Bunga Raya guna meningkatkan nilai tambah bagi hasil panen petani setempat.

‘’Tahun ini kita fokuskan mengarah pada hilirisasinya. Kita juga akan memberikan bantuan yang berasal dari APBN untuk pengembangan produksi beras di Bunga Raya, ada beberapa peralatan yang kita support,’’ ujarnya.

Terkait capaian fisik lahan, Pemprov Riau tercatat telah berhasil melakukan cetak sawah seluas 500 hektare di Kabupaten Rokan Hilir. Selain itu, realisasi optimalisasi lahan (Oplah) di seluruh wilayah Riau kini telah mencapai angka 19 ribu hektare, sebuah langkah signifikan dalam memperluas areal tanam efektif bagi komoditas padi.

Ronny optimis produksi padi di Riau akan terus melonjak seiring adanya rencana penambahan cetak sawah seluas 1.000 hektare di Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan. Jika rencana eksekusi tahun ini berjalan lancar, Riau dipastikan akan memberikan kontribusi yang jauh lebih besar dalam memperkuat kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.

‘’Mudah-mudahan tahun ini kita juga mendapat alokasi anggaran untuk cetak sawah sekitar 1.000 hektare di Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan. Kalau ini sudah kita eksekusi tentu meningkat lagi produksi padi di Riau untuk mendukung swasembada pangan,’’ katanya.(hen) 

Editor : Bayu Saputra
#Program Swasembada Pangan #riau #swasembada pangan