PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pasca pelantikan 14 Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau beberapa waktu lalu, saat ini masih terdapat lima jabatan masih kosong. Terhadap hal ini, Pemprov akan segera melakukan seleksi terbuka atau asesmen.
Adapun lima jabatan yang masih belum definitif tersebut yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektur Provinsi Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, kekosongan jabatan tersebut saat ini tetap dapat ditangani dengan baik karena telah diisi oleh pelaksana tugas (Plt), sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
SF Hariyanto memastikan, pengisian jabatan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan melalui seleksi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Jabatan-jabatan yang kosong ini akan segera kita isi melalui seleksi terbuka. Tahap awalnya, kita bentuk panitia seleksi yang independen dan kredibel. Setelah itu baru dibuka pendaftarannya," ujar SF Hariyanto.
Lebih lanjut dikatakannya, seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan dipersilakan mengikuti proses seleksi. Para peserta akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penilaian kompetensi, hingga penilaian akhir.
"Semua yang memenuhi syarat bisa ikut. Dari proses asesmen tersebut nantinya akan dihasilkan tiga nama dengan nilai terbaik," jelasnya.
Tiga nama terbaik hasil seleksi selanjutnya akan disampaikan kepada Plt Gubernur Riau untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Sebelum pelantikan dilakukan, Pemprov Riau juga akan terlebih dahulu meminta persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Semua kita lakukan sesuai aturan. Tidak ada titipan dan tidak ada kompromi terkait kompetensi," tegas SF Hariyanto.
Editor : Rinaldi