Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pelatih PON Desak Sisa Bonus Prestasi Dicairkan sebelum Idulfitri

Denny Andrian • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:48 WIB

Pelatih senam Riau Ahmad Markos dan atlet foto bersama usai meraih juara umum pada PON Aceh-Sumut 2024
Pelatih senam Riau Ahmad Markos dan atlet foto bersama usai meraih juara umum pada PON Aceh-Sumut 2024

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut telah berlalu sejak 2024. Namun, bonus pelatih dan atlet Riau peraih medali belum juga tuntas. Mereka baru menerima 45 persen dari jumlah yang dijanjikan pada September 2025. Sisanya 55 persen akan dibayangkan tahun ini.

Hingga saat ini bonus yang dijanjikan belum juga ada kejelasan. Para pelatih dan atlet pun mulai mempertanyakan kapan bonus tahap 2 ini mereka terima. "Kami berharap awal tahun bonus dicairkan. Tapi, hingga Maret belum ada tanda-tanda akan dibayarkan," ujar pelatih senam Riau Ahmad Markos, Rabu (11/3).

Dijelaskan Markos, mereka memahami jika Januari belum bisa dicairkan karena APBD baru tuntas diversifikasi Kementerian Dalam Negeri. "Saat ini kan APBD sudah dijalankan. Jadi, tolong bayarkan sisa bonus kami. Kami perlu untuk lebaran. Kami minta tolong Pak Plt Gubri, pertimbangkanlah kondisi kami ini," ujarnya.

Senada diungkapkan pelatih anggar Riau Zulkifli. "Ya, anak-anak sudah bertanya kapan ya sisa bonus mereka dicairkan. Kan mau lebaran ini, bisa juga untuk mereka menghadapi lebaran. Kalau bisa kami minta secepatnya diproses dan dicairkan," ujarnya.

"Ya, kami sangat berharap sisa bonus PON dibayangkan segera," timpal pelatih Tinju Riau Darman H.

Pelatih angkat besi Riau Deriswan juga demikian. "Kami minta sisa bonus PON secepatnya dicairkan. Lumayan kan untuk menghadapi lebaran. Atlet juga sudah banyak bertanya, kapan bonus mereka dicairkan. Untuk diketahui, tak semua pelatih yang punya penghasilan tetap dan dari bonus inilah harapan mereka," ujarnya.

Pada pencairan tahap 1 dana yang dikeluarkan Pemprov Riau sebesar Rp10.339.320.000. Dari jumlah itu, 163 orang atlet/pelatih/ofisial ditransfer melalui Bank Riau Kepri Syariah sebesar Rp8.185.847.500. Kemudian 93 orang atlet/pelatih/ofisial ditransfer melalui bank lainnya sebesar Rp2.153.472.500.


Skema Pemberian Bonus PON XXI
Pelatih
Emas
- Perorangan Rp45.000.000
- Beregu (3-9) Rp58.500.000
Perak
- Perorangan Rp36.000.000
- Beregu (3-9) Rp49.500.000
Perunggu
- Perorangan Rp31.500.000
- Ganda Rp33.750.000
- Beregu (3-9) Rp40.500.000
- Beregu (10 atau lebih) Rp45.000.000

Skema Pemberian Bonus PON XXI
Atlet
Emas
- Perorangan Rp129.000.000
- Beregu (3-9) Rp64.500.000
Perak
- Perorangan Rp64.500.000
- Beregu (3-9) Rp32.250.000
Perunggu
- Perorangan Rp32.250.000
- Ganda Rp21.500.000
- Beregu (3-9) Rp17.200.000
- Beregu 10 atau lebih Rp10.750.000

Editor : Rinaldi
#pelatih pon #ahmad markos #PON Aceh - Sumut 2024 #bonus atlet