Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Datangi Rumah Duka, Irjen Herry Sebut Petugas Manggala Agni yang Gugur Usai Padamkan Karhutla Pahlawan Lingkungan

Afiat Ananda • Selasa, 31 Maret 2026 | 16:15 WIB

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan  bersama beberapa PJU Polda saat berada di rumah duka Almarhum Muharmizan di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Selasa (31/3/2026)
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama beberapa PJU Polda saat berada di rumah duka Almarhum Muharmizan di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Selasa (31/3/2026)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-- Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mendatangi langsung rumah duka almarhum Muharmizan, personel Manggala Agni yang gugur usai melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau di rumah duka yang berlokasi di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Selasa (31/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Riau tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sebagai sosok pejuang lingkungan. "Beliau adalah pahlawan lingkungan, yang sudah berjibaku selama ini memadamkan karhutla," ujar Kapolda.

Kabar duka ini sebelumnya menyelimuti keluarga besar Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Muharmizan, yang merupakan personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak, dilaporkan meninggal dunia setelah menjalankan tugas pemadaman di wilayah gambut Desa Palkun.

Sepanjang Senin (30/3/2026), almarhum bersama timnya berjibaku memadamkan api di lokasi kebakaran yang cukup berat. Di tengah terik matahari dan kepulan asap tebal, mereka terus berupaya mengendalikan kobaran api demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim kembali ke basecamp pada sore hari untuk beristirahat. Namun, suasana yang semula hangat saat makan malam berubah menjadi kepanikan ketika Muharmizan tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan yang diduga serangan jantung.

Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke RSUD Bengkalis untuk mendapatkan penanganan medis. Meski telah dilakukan upaya maksimal oleh tim medis, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pemadaman berjalan sesuai prosedur, namun kondisi kesehatan korban yang menurun menjadi penyebab utama.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya sang pahlawan lingkungan tersebut," kata Fahrian, Selasa (31/3/2026).

Diketahui, Muharmizan berusia 44 tahun dan berdomisili di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh. Di mata rekan sejawat, ia dikenal sebagai sosok disiplin, tangguh, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas kemanusiaan, khususnya dalam penanganan karhutla.

Editor : Rinaldi
#kapolda riau #Pahlawan Lingkungan #padamkan karhutla