Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPKAD Rohil Tegaskan Optimalisasi PAD dari Berbagai Sektor

Z
Penulis: Zulfadli❯
Plt Kepala BPKAD Rohil H Sarman Syahroni
Plt Kepala BPKAD Rohil H Sarman Syahroni

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi salah satu pilar utama untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Rokan Hilir (Rohil). Di mana pengelolaannya pada saat ini memang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sehingga diharapkan menjadi instrumen penting otonomi daerah untuk membiayai pembangunan di tingkat lokal.


Advertisement

“Ya untuk PAD yang tetap menjadi primadona itu PBB-P2, selain itu juga opsen pajak pembayaran pajak kendaraan bermotor,” kata Plt Kepala BPKAD Rohil H Sarman Syahroni, Senin (9/2/2026).

Dikatakannya, hal lain yang menjadi tumpuan bagi pendapatan di daerah adalah dari dana bagi hasil dari provinsi, pajak BBM yang dikelola provinsi dimana bagi hasilnya sampai ke pemerintahan daerah.

“Sedangkan untuk dana transfer itu yang menonjol dari DBH minyak dan pajak,” katanya.

Advertisement

Tak hanya itu, Sarman menguraikan ada lagi potensi pendapatan yang dinilai cukup luar biasa yakni retribusi perhotelan dan retribusi makan minum baik dari rumah makan atau catering disamping juga ada dari potensi periklanan.

“Saat ini kami tengah diskusi dengan beberapa pihak bagaimana agar peningkatakan PAD terjadi, termasuk optimalisasi dari retribusi makan minum tersebut,” terang H Sarman.

Ia menjelaskan terkait dengan retribusi makan minum dimaksud khususnya adalah berupa katering di perusahaan-perusahaan yang bergerak di Rohil.

Advertisement

Terutama di daerah-daerah di mana perusahaan beroperasi yang selama ini objek pajak/retribusi tersebut masih terkesan kurang tersentuh sama sekali.

“Padahal banyak perusahaan yang beroperasi di Rohil, di mana ada retribusi makan minum, karena melibatkan kerja sama dengan pihak swasta dengan perusahaan. Misalnya di PHR, ini mungkin siginifikan nilainya dan kami akan berusaha lebih baik lagi menyikapi potensi retribusi ini,” katanya.

Untuk optimalisasi potensi-potensi yang bisa mendukung peningkatan PAD itu dirinya menegaskan siap berkolaborasi dengan pihak terkait dan dalam waktu dekat akan membahas lebih intensif dengan Bapenda Rohil.(fad)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Kuansing Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Revisi Tatib dan Kode Etik

DPRD Kuansing Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Revisi Tatib dan Kode Etik

DPRD akan membentuk Pansus untuk merevisi tata tertib dan kode etik dewan. Pendapan asli daerah juga akan dioptimalkan 

Soal Prioritas Tunda Bayar, Kepala BPKAD Rohil Sebut APBD-P Masih Dibahas Pemprov Riau

Soal Prioritas Tunda Bayar, Kepala BPKAD Rohil Sebut APBD-P Masih Dibahas Pemprov Riau

Soal prioritas terkait tunda bayar, Kepala BPKAD Rohil M Fauzi mengatakan, saat ini masih proses menunggu rekomendasi dari Pemprov Riau

Polda Riau Geledah Kantor BPKAD Rohil, 20 Dokumen Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam

Polda Riau Geledah Kantor BPKAD Rohil, 20 Dokumen Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam

Penggeledahan di Rohil berlanjut. Setelah Dinas PUTR, tim Polda Riau malanjutkan ke BPKAD. 20 dokumen diamankan terkait dugaan korupsi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer