Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lagi, Nelayan Dilaporkan Hilang

Z
Penulis: Zulfadli❯
Kepala Unit SAR Rohil Doni bersama Capt Kapal RB 218 Leni Tadika saat melakukan pencarian nelayan di perairan Rohil, Ahad (30/11/2025).
Kepala Unit SAR Rohil Doni bersama Capt Kapal RB 218 Leni Tadika saat melakukan pencarian nelayan di perairan Rohil, Ahad (30/11/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Baru saja kejadian sejumlah nelayan hilang kontak di perairan Rokan Hilir (Rohil) dan evakuasi telah berhasil dilakukan, kembali terjadi nelayan yang dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Bagansiapiapi.


Advertisement

‘’Ya kemarin kami telah melakukan pencarian, begitu menerima laporan dari dua orang warga terkait hilang kontaknya terhadap dua nelayan tersebut,’’ kata Kepala Unit SAR Rohil Doni, Ahad (30/11).

Ia menyebutkan, pihak SAR Unit Bagansiapiapi langsung melakukan pencarian pada Sabtu (29/11) setelah menerima laporan dari seorang IRT Misrawati (29) warga Kampung Baru Kepenghuluan Bagan Hulu, Bangko dan Mariati (29) warga Jalan Pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Bangko.

‘’Dua nelayan yang dilaporkan hilang tersebut atas nama Rozianto (31) warga Kampung Baru, dan Kantan (18) jalan Kilang Ilyas, Bagan Hulu, Bangko,’’ kata Doni.

Advertisement

Keduanya melaut diperkirakan di perairan Bagansiapiapi-Sinaboi, dan areal pencarian menyasar ke lintasan dimana diduga keduanya menjaring, dengan menyisiri pinggiran laut hingga ke tepian bakau di wilayah kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi.

Sementara memasuki pencarian hari kedua, menurut Doni keberadaan kedua nelayan tersebut masih belum ditemukan.

‘’Untuk pencarian hari ini masih nihil,’’ katanya.

Advertisement

Menurutnya belakangan ini memang kondisi cuaca cukup membahayakan untuk melakukan aktivitas melaut. Apalagi sudah ada peringatan dari BMKG tentang siklon tropis, dan Pemerintah Daerah Rohil juga sudah memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat terutama nelayan untuk tak beraktivitas di perairan laut untuk sementara waktu.

Ditambahkan Doni, sebelum ini ada juga kejadian tiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Pasir Limau Kapas (Palika), dan sudah berhasil ditemukan.(fad) 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Tim Peneliti Unri Dalami Relasi Nelayan-Pengepul di Kepulauan Meranti Melalui Skema Ripekdom 2026

Tim Peneliti Unri Dalami Relasi Nelayan-Pengepul di Kepulauan Meranti Melalui Skema Ripekdom 2026

Tim peneliti Unri mengkaji relasi nelayan dan pengepul di Kepulauan Meranti untuk merumuskan solusi penguatan ekonomi pesisir.

Tim Peneliti Unri Dalami Relasi Nelayan dan Pengepul Ikan di Kepulauan Meranti melalui Skema RIPEKDOM 2026

Tim Peneliti Unri Dalami Relasi Nelayan dan Pengepul Ikan di Kepulauan Meranti melalui Skema RIPEKDOM 2026

Tim peneliti Universitas Riau (Unri) mendalami relasi nelayan, pengepul di Kepulauan Meranti melalui skema RIPEKDOM 2026.

Nelayan Korban Gigitan Buaya di Rohil Meninggal Dunia

Nelayan Korban Gigitan Buaya di Rohil Meninggal Dunia

Nelayan Abdul Aziz meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat akibat diserang buaya saat memasang pukat di perairan Teluk Bano II, Rokan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer