Kabut Asap Tipis Selimuti Bagansiapiapi, BPBD Rohil Sebut Asap Kiriman

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kabut tipis menyelimuti sejumlah wilayah di kawasan Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), terpantau Ahad (23/8/2026) siang. Kondisi ini terlihat dari udara yang cenderung berkabut dan jarak pandang yang menurun dibandingkan biasanya.
Munculnya kabut asap tersebut terjadi di tengah meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seperti yang disampaikan Kalaksana BPBD Rohil H Syafnurizal hingga pembaruan Ahad pagi, tercatat ada ribuan titik panas di Sumatera, dengan Riau menyumbang 355 hotspot.
Di Riau sendiri, Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot paling tinggi, yakni 216 titik, disusul Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 80 titik.
Baca Juga: Tidak Kunjung Padam, Personel Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Inhu Ditambah
"Sementara untuk di Rohil terdapat tiga titik hotspot di Pujud dan Tanah Putih," kata Syafnurizal, Ahad (23/8/2026).
H Syafnurizal untuk kondisi kebakaran tersebut saat ini telah berhasil dikendalikan dan tidak meluas secara signifikan.
"Memang terjadi karhutla namun saat ini sudah dapat dikendalikan. Dalam artian tidak begitu luas,” ujar Syafnurizal.
Baca Juga: Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026
Menurutnya, berdasarkan data BMKG yang diterima BPBD, saat ini terdapat tiga titik panas yang terdeteksi di wilayah Rohil. Jumlah tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Riau yang tengah mengalami peningkatan hotspot.
Syafnurizal menjelaskan, kabut asap yang dirasakan masyarakat di Bagansiapiapi diperkirakan tidak seluruhnya berasal dari kebakaran yang terjadi di wilayah Rohil. Bahkan, asap dari karhutla lokal Rohil diperkirakan hanya sedikit.
Kondisi ini tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas karhutla di sejumlah wilayah lain di Sumatera. Selain Pelalawan, Jambi juga tengah menghadapi peningkatan titik panas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




