Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim Penilai Adipura 2026 Tinjau Pasar Tradisional Datuk Rubiah di Bagansiapiapi

Z
Penulis: Zulfadhli❯
Kepala DLH Rohil Suwandi (tiga dari kiri) mendampingi tim penilaian Adipura meninjau Pasar Tradisional Datuk Rubiah di Bagansiapiapi, Jumat (6/11/2026). (Istimewa)
Kepala DLH Rohil Suwandi (tiga dari kiri) mendampingi tim penilaian Adipura meninjau Pasar Tradisional Datuk Rubiah di Bagansiapiapi, Jumat (6/11/2026). (Istimewa)

Advertisement

 

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kesiapan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menghadapi penilaian Adipura 2026 terus dimatangkan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian tim penilai adalah Pasar Tradisional Datuk Rubiah di Bagansiapiapi yang ditinjau langsung pada Jumat (6/11/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan kebersihan dan lingkungan di sejumlah titik pantau yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil. Tahun ini, terdapat 32 titik lokasi yang menjadi sasaran penilaian Adipura di wilayah Rohil.

Advertisement

Dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Rohil, Hari Darma, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi, turut mendampingi tim penilai melihat langsung kondisi pasar.

Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pengelolaan dan pemilahan sampah, ketersediaan tempat penampungan sampah, kondisi drainase hingga penataan lapak pedagang.

Advertisement

Kepala Disperindagsar Rohil, Hari Darma, mengatakan pembenahan Pasar Datuk Rubiah tidak semata-mata untuk memenuhi indikator penilaian Adipura.

Lebih dari itu, kebersihan dan penataan pasar merupakan kebutuhan penting untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat, nyaman dan tertib bagi pedagang maupun masyarakat.

"Pasar Datuk Rubiah merupakan salah satu sarana publik vital. Karena itu, kami bersinergi dengan DLH untuk memastikan sistem pembuangan sampah dan sanitasi di area pasar berjalan dengan baik dan konsisten," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Rohil, Suwandi, menyebutkan penilaian Adipura mencakup 32 titik pantau yang tersebar di sejumlah wilayah. Karena itu, pembenahan lingkungan tidak hanya difokuskan pada satu lokasi, tetapi dilakukan secara menyeluruh.

Ia menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pedagang dan masyarakat. Edukasi mengenai pengelolaan sampah dari sumbernya juga terus didorong agar kebiasaan menjaga kebersihan dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

DLH Rohil Siapkan 32 Titik Pantau Jelang Penilaian Adipura 2026

DLH Rohil Siapkan 32 Titik Pantau Jelang Penilaian Adipura 2026

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir bersiap-siap. Sebanyak 32 titik pantau jadi perhatian menelang Penilaian Adipura 2026.

Kualitas Udara Rohil Tak Sehat, BPBD Sampaikan Data ISPU ke Disdikbud

Kualitas Udara Rohil Tak Sehat, BPBD Sampaikan Data ISPU ke Disdikbud

Berdasarkan data ISPU dari DLH Rohil, konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada Rabu berada pada level tinggi dan masuk kategori tidak sehat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer