Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Rohil hingga 31 Januari 2026

Zulfadly • Selasa, 9 Desember 2025 | 15:45 WIB
Kalaksa BPBD Rohil H Syafnurizal
Kalaksa BPBD Rohil H Syafnurizal

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Menyikapi kondisi kerawanan bencana, pemerintah daerah Rokan Hilir (Rohil) telah menetapkan status siaga darurat bencana sesuai dengan surat keputusan Bupati Rohil bernomor 751/BPBD/2025, tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di kabupaten Rohil tahun 2025.

Hal itu dibenarkan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Syafrunizal SE, Selasa (9/12/2025).

“Terkait dengan keputusan penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Rohil tersebut, status siaga berlangsung selama 62 hari, terhitung 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026,” kata Syafnurizal.

 Baca Juga: Jelang Nataru, XL SMART Pastikan Jaringan Mode Siaga Maksimal

Ia menerangkan terdapat sejumlah pertimbangan terkait dengan penetapan status tersebut, diantaranya bahwa Gubernur Riau (Gubri) telah menerbitkan SK tentang penetapan status siaga darurat penanggulangan bencana Hidrometeorologi di Riau.

Selain itu berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG menyatakan bahwa musim hujan di Riau masih terjadi pada Desember dan Januari.

“Dengan curah hujan kategori menengah dsampai dengan tinggi, dimana puncak musim terjadi pada Desember 2025,” katanya.

 Baca Juga: Residivis Kecanduan Sabu dan Judol Dibekuk Warga Usai Bobol Rumah Kosong di Jalan Wonosari

Sehingga untuk penanggulangan bencana alam agar terarah cepat tepat dan terpadu yang sesuai dengan standar dan prosedur penanganan maka perlu menetapkan satus siaga daruart bencana hidrometeorlogi.

“Masa satus siaga daraurat dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan bencana di lapangan,” kata Syafnurizal. Dirinya mengajak masyarakat untuk tanggap dengan kerawanan bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan agar dapat meningkatkan kewaspadaan.(fad)

Baca Juga: Kuota Haji Kuansing 2026 Sebanyak 171 Orang, Sembilan Lansia 

Editor : Edwar Yaman
#Bencana hidrometeorologi #siaga darurat bencana #Syafrunizal