ROKAN HULU

Satu Komando Penanggulangan Covid-19

Rokan Hulu | Rabu, 05 Mei 2021 - 12:35 WIB

Satu Komando Penanggulangan Covid-19
Plh Bupati Rohul H Abdul Haris SSos MSi bersama Forkopimda Rohul mengikuti rapat koordinasi secara virtual dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 di aula lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Senin (3/5/2021). (HUMAS PEMKAB ROHUL)

(RIAUPOS.CO) - Plh Bupati Rokan Hulu H Abdul Haris SSos MSi meminta Tim Satgas Kecamatan, desa dan kelurahan untuk meningkatkan koordinasi dalam penanggulangan wabah Covid-19 di wilayah kerja masing-masing.

Terutama dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi dan imbauan maupun pemahaman kepada masyarakat dalam penerapan prokes maupun penanggulangn Covid-19, hendaknya satu komando seperti apa yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo.


Sehingga informasi yang disampaikan dapat menghindari terjadinya kesalahpahaman masyarakat dalam menyikapi wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan berakhirnya.

‘’Tim Satgas Covid- 19 Kecamatan, Desa dan Kelurahan tingkatkan koordinasi dan menyampaikan laporan secara berjenjang dalam penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Rohul. Kita harapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat satu komando,’’ ungkap H Abdul Haris kepada Riau Pos, usai mengikuti rakor secara virtual dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 di daerah bersama Mendagri, Menhub, Menag, Menkes, Panglima TNI, Kapolri, Kabin, Jaksa Agung dan BNPB di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Senin (3/5).

Turut hadir Kapolres Rohul AKBP Taupfiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Danramil Rambah Kap Inf Kasmir, Kadiskes Rohul Dr Bambang, Kasat Pol PP dan Damkar, Perwakilan Kajari Rohul, serta Direktur RSUD Rohul Dr Novil.

Sesuai arahan Mendagri, lanjutnya, Pemprov dan kabupaten/kota diminta memperketat penerapan prokes kepada masyarakat. Bagi yang tidak mematuhi prokes dapat diberikan sanksi yang berat.

Disamping memperketat penjagaan di perbatasan dalam hal mengantisipasi moda transportasi yang keluar masuk daerah terutama dari daerah zona merah.

Selanjutnya, pemerintah provinsi, kabupaten/kota agar menerapkan PPKM skala mikro lebih insentif hingga ke Dusun dan RT RW, terutama pada daerah zona merah.

‘’Pemkab Rohul telah menerapkan PPKM berbasis Mikro yang dilaksanakan di seluruh desa dan kelurahan. Namun sampai saat ini masih berjalan, dan masih ada desa dalam tahap proses pembentukan PPKM dan pendirian posko Covid,’’ katanya.

Plh bupati mengajak Forkopimda yang tergabung dalam tim satgas untuk bekerja ekstra memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, untuk mematuhi prokes dan menindak pelanggar yang tidak mematuhi prokes sesuai sanksi dan aturan yang ada.

‘’Menjelang Idulfitri, kerumunan terjadi di tempat pusat perbelanjaan. Kita akan peringatkan pelaku usaha dapat menyiapkan SOP prokes, dan mengantisipasi tidak terjadinya kerumunan dengan cara mengantre atau cara lainnya,’’ ujarnya.

Sekda Rohul itu mengatakan Pemkab Rohul mengeluarkan surat edaran terkait penerapan prokes bagi pelaku usaha, kemudian terhadap pelaksanaan Salat Idulfitri yang akan diperbolehkan bagi yang desanya berada pada zona kuning dan hijau.(adv)

 


Bank BJB




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com