VAKSINASI COVID-19

Stok Vaksin Menipis, 21.890 Warga Rohul Menunggu Vaksinasi Dosis Kedua

Rokan Hulu | Rabu, 07 Juli 2021 - 21:15 WIB

Stok Vaksin Menipis, 21.890 Warga Rohul Menunggu Vaksinasi Dosis Kedua
Sekda Rohul H Abdul Haris SSos (kiri) didampingi Kadiskes Rohul dr Bambang Triono meninjau vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Ujung Batu, baru baru ini. (DISKES ROHUL UNTUK RIAUPOS.CO)

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat mempriotaskan pendistribusian vaksin Covid- 19 ke daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk ini.

Mengingat saat ini, ada sebanyak 21.890 warga yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Rohul menunggu penyuntikan vaksin dosis kedua. Sementara jumlah stok ketersedian vaksin Covid-19 yang tersebar di 23 puskesmas sudah sangat menipis. Hingga Rabu (7/7/2021), tersisa 531 vial di tengah meningkatnya antusias masyarakat di Kabupaten Rohul mengikuti vaksinasi Covid-19. Jika satu vial bisa untuk 10 suntikan vaksin, maka hanta tersisa 5.310 dosis.


Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono menjawab RiauPos.co, Rabu (7/7/2021) petang, menyatakan, saat ini ketersedian vaksin Covid- 19 di 16 kecamatan sudah sangat menipis. Kondisi itu, akan menghambat upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid- 19 terhadap masyarakat di 16 kecamatan yang sangat antusias untuk disuntik vaksin.

Menurutnya, stok 531 vial atau 5.300 dosis vaksin jenis Sinovac yang tersisa hingga Rabu (7/7/2021) akan habis dalam waktu 3 hari. Karena telah dijadwalkan, penyuntikan vaksin dosis kedua pada Kamis (8/7/2021) sebanyak 1.573 orang. Kemudian Jumat (9/7/2021) akan melakukan vaksinasi dosis kedua sebanyak 2.024 orang dan Sabtu (10/7/2021) akan melaksanakan vaksinasi dosis kedua 1.478 dosis.

Melihat kondisi ketersedian vaksin Covid- 19 di Kabupaten Rohul, lanjut Bambang, pihaknya telah mengisntruksikan kepada 23 puskesmas untuk mempertimbangkan dalam melaksanakan penyuntikan vaksin sosis pertama. Kebijakan itu dilakukannya, agar stok vaksin yang ada dipriotaskan untuk masyarakat yang akan melakukan vaksinasi kedua. Sebab, apabila terjadi keterlambatan penyuntikan kepada masyarakat untuk vaksin dosis kedua, vaksin dosis pertama tidak efektif dan maksimal dalam pembentukan imunitas.

"Kita khuatir dengan keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua sesuai rentang waktu 28 hari, maka pembentukan imunitas dari penyuntikan vaksin dosis pertama tidak efektif dan maksimal. Sekarang kita menunggu penyedian vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk memprioritaskan pendistribusian vaksin ke Rohul. Sekarang 21.890 warga Rohul menunggu vaksinasi dosis kedua,’’ sebutnya.

Dengan habisnya stok ketersedian vaksin Covid- 19, tambah Bambang, akan menghambat upaya Pemkab Rohul dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid- 19 terhadap masyarakat, petugas publik dan lansia di 16 kecamatan.

Laporan: Engki Prima Putra
Editor: Eka G Putra

 



Pemkab Rokan Hulu





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Erwin - Pemkab Meranti

TERBARU



ASR MEMBER- FOX Hotel Pekanbaru




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com