Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadapi Potensi Bencana, Polres Rohul Kerahkan 278 Personel dan Empat Tim Tanggap Darurat Siaga 24 Jam

Engki Prima Putra • Selasa, 9 Desember 2025 | 23:05 WIB
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra berikan arahan pada personel yang dibagi 4 tim Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Mako Polres Rohul, Selasa (9/12/2025).
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra berikan arahan pada personel yang dibagi 4 tim Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Mako Polres Rohul, Selasa (9/12/2025).

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, longsor dan angin puting beliung selama musim hujan, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengerahkan 278 personel serta membentuk empat Tim Tanggap Darurat yang disiagakan selama 24 jam.

Penguatan kesiapsiagaan Polri tersebut ditandai melalui Apel Siaga Bencana Alam yang dipimpin langsung Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi yang digelar di halaman Mako Polres Rohul, Selasa (9/12/2025).

Pembentukan empat tim ini merupakan tindak lanjut meningkatnya curah hujan di wilayah Kabupaten Rohul, hasil pemetaan daerah rawan bencana, serta Surat Perintah Kapolres terkait penetapan personel siaga.

Langkah ini selaras dengan diperpanjangnya penetapan status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor oleh Pemerintah Kabupaten Rohul terhitung 9 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 mendatang.

Sebanyak 278 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran yang disiagakan 24 jam, dibagi menjadi empat tim utama, yaitu Tim Evakuasi/Rescue, Tim Kesehatan dan Trauma Healing, Tim Logistik serta Tim Peralatan. Pembentukan struktur tim ini bertujuan memastikan respons cepat, terkoordinasi dan tepat sasaran apabila terjadi keadaan darurat.

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Emil Eka Putra SIK MSI menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel menghadapi potensi bencana banjir di Kabupaten Rohul, terutama di dua wilayah prioritas yang memiliki tingkat kerawanan tinggi yakni Kecamatan Rambah dan Bonai Darussalam.

"Kita harus siap bergerak kapan saja. Setiap personel wajib memahami perannya secara detail, agar tidak terjadi kebingungan saat situasi darurat bencana alam terjadi," tegas Kapolres AKBP Emil.

AKBP Emil menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh dan pemahaman peran setiap personel. Terutama dua wilayah menjadi prioritas pemantauan terhadap potensi bencana alam, yakni Kecamatan Rambah dan Bonai Darussalam yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir dan longsor.

"Polri harus siap bergerak kapan saja. Setiap personel yang tergabung dalam 4 tim tanggap darurat potensi bencana, wajib memahami perannya secara detail agar tidak terjadi kebingungan saat situasi darurat terjadi," tegas Kapolres di hadapan seluruh peserta apel.

Usai arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tugas, penyampaian AAP (Arahan Awal Pelaksanaan) serta penguatan koordinasi antar-tim. Seluruh personel kemudian ditempatkan dalam status standby on call dan siap digerakkan sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan debit air, longsor ataupun bencana lain di wilayah hukum Polres Rohul.

Melalui pembentukan tim siaga ini, Kapolres menargetkan terciptanya respons cepat dan tepat terhadap kondisi darurat, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama puncak musim hujan.

 

Editor : Rinaldi
#polres rohul #tanggap darurat #siaga banjir