Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Meski Ratusan Rumah Terendam Banjir pada Januari 2026, Ini Alasan BPBD Rohul Tak Ajukan Bantuan Provinsi

Engki Prima Putra • Minggu, 18 Januari 2026 | 22:26 WIB

Tim TRC BPBD Rohul melakukan peninjauan banjir di Desa Tandun, Kecamatan Tandun diawal Januari 2026 lalu.
Tim TRC BPBD Rohul melakukan peninjauan banjir di Desa Tandun, Kecamatan Tandun diawal Januari 2026 lalu.


PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Ratusan rumah warga di sejumlah wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat terendam banjir pada pekan pertama Januari 2026. Namun, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul belum mengajukan permohonan bantuan logistik ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

BPBD Rohul menilai, banjir yang terjadi di beberapa titik, khususnya di Kecamatan Ujung Batu dan Kecamatan Tandun, masih dalam kategori dapat ditangani oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, belum ada pengajuan bantuan, baik logistik maupun peralatan ke pemerintah provinsi Riau.

Kebijakan tersebut sejalan dengan pernyataan Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Riau yang menyebutkan sampai saat ini belum ada satu pun pemerintah kabupaten/kota di Riau yang mengajukan permintaan bantuan logistik terkait bencana banjir di wilayahnya.

Meski tidak mengajukan bantuan ke provinsi, Pemkab Rohul tetap bergerak cepat membantu warga terdampak saat banjir terjadi beberapa waktu lalu.

Melalui BPBD dan Dinsos P3ARohul telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan sembako untuk dapur umum kepada masyarakat yang rumahnya terdampak banjir di Kelurahan Ujung Batu, Ujung Batu Timur dan Desa Tandun, Kecamatan Tandun sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada warganya.

“Untuk saat ini, pemerintah daerah belum berencana mengajukan permohonan bantuan ke BPBD Provinsi Riau karena berdasarkan analisa teknis, kondisi banjir yang terjadi masih dapat ditangani oleh daerah,” ujar Bupati Rohul Anton ST MM melalui Kalaksa BPBD Rohul h Ridarmanto MIp saat dikonfirmasi Riaupos.co, Ahad (18/1/2026) kepada Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta SIp terkait tidak diajukan bantuan logistik ke BPBD Riau.

Ia menjelaskan, banjir yang merendam seratusan rumah warga tersebut tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan kerusakan berat, sehingga belum memerlukan dukungan logistik tambahan dari pemerintah provinsi.

Meski demikian, lanjut Boy, BPBD Rohul tetap melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Riau dan telah melaporkan kondisi banjir yang terjadi sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

“Bukan berarti pemerintah daerah menutup kemungkinan. Jika ke depan terjadi banjir dengan dampak yang lebih besar, setelah dilakukan analisa teknis, Pemkab Rohul tentu akan mengajukan permohonan bantuan logistik ke pemerintah provinsi,” tegasnya.

Boy mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, curah hujan yang tidak merata terjadi di 16 kecamatan se Rohul masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

''Kami dari BPBD, TNI dan Polri terus memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai besar yang ada, serta siap melakukan langkah cepat apabila terjadi bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Rohul,'' tutupnya. (epp)

 

Editor : Eka G Putra
#pasir pengaraian #rumah terendam banjir #Januari 2026 #sungai rokan #rokan hulu riau #banjir di rokan hulu #banjir rohul #bpbd rohul