ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - TRADISI potang bolimau tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang dipusatkan di Waterfront City Pujasera Pasirpengaraian, Selasa (17/2) petang, resmi dibuka oleh Bupati Rohul Anton sebagai rangkaian menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Pembukaan tradisi tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang ditandai dengan prosesi pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Bupati sebagai simbol dimulainya rangkaian.
Turut mendampingi Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti, kegiatan tersebut juga dihadiri para raja dari lima luhak, yakni Luhak Rambah, Tambusai, Kepenuhan, Rokan, dan Raja Kunto Darussalam. Hadir pula Ketua DPRD Rohul Sumiartini, unsur Forkopimda Rohul.
Ketua MKA LAMR Rohul Drs H Yusmar MSi gelar Datuk Seri Sulembang Rokan, Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri Anton, Ketua GOW Rohul Masni Taher Syafaruddin, Sekretaris DPH LAMR Rohul Tasmid serta Sekda Rohul Muhammad Zaki bersama para staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Rambah, ninik mamak, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Usai kegiatan, Bupati menyampaikan acara tradisi potang bolimau bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi merupakan warisan kearifan masyarakat Melayu Rohul yang mengajarkan satu hal penting, sebelum menyambut bulan suci Ramadan, bersihkan diri, tidak hanya hanya raga, tapi juga hati.
Karena sejatinya, sebelum air limau menyentuh tubuh, yang lebih dulu harus kita jernihkan adalah hati kita. Hati yang mungkin pernah keruh karena salah paham. Hati yang mungkin pernah kusut karena persoalan. Editor : Arif Oktafian