Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Halo Matahari Hebohkan Masyarakat Siak, Begini Penjelasan BMKG

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Fenomena halo cirrus matahari yang terjadi di Siak. Ini merupakan fenomena optik atmosfer yang berupa lingkaran cahaya mengelilingi matahari atau bulan.
Fenomena halo cirrus matahari yang terjadi di Siak. Ini merupakan fenomena optik atmosfer yang berupa lingkaran cahaya mengelilingi matahari atau bulan.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masyarakat di Kabupaten Siak, Riau , Jumat (23/5/2025) pagi menjelang siang dihebohkan dengan fenomena alam matahari cincin.


Advertisement

Namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyebutkan, fenomena tersebut merupakan fenomena alam biasa yang disebut "halo cirrus" atau fenomena yang terjadi ketika matahari dikelilingi cahaya.

Menurut Forecaster On Duty BMKG Stasiun Bibin Sulianto saat dikonfirmasi Riaupos.co, fenomena halo cirrus merupakan fenomena optik atmosfer yang berupa lingkaran cahaya yang mengelilingi matahari atau bulan.

Lingkaran ini terbentuk karena pembiasan cahaya matahari atau bulan oleh kristal es di awan cirrus atau awan cirrostratus yang berada di lapisan atas troposfer.

Advertisement

" Fenomena itu sifat temporal yang tidak bisa diprakiraan kapan akan terjadi juga tidak mempengaruhi kondisi cuaca atau sosial masyarakat. Ini hanya terdiri di Siak, dan Pekanbaru tidak terjadi fenomena tersebut,"ucapnya.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga bernama Sonia Wimala Rahmi Tanjung mengabadikan momen matahari dikelilingi cincin cahaya dengan video ponselnya di Toko Buah AG miliknya di Simpang Empat Kecamatan Mempura, Siak.

Sonia mengirim video itu kepada suaminya Alfath Handri, dan mengatakan ada gerhana mahatari. Suaminya Alfath mencoba mencari tahu di situs pencarian, ternyata itu bukan gerhana matahari.

Advertisement

“Matahari memang terlihat seperti cincin, dan sejumlah warga sempat merasa khawatir efek melihat kondisi matahari seperti itu,” kata Alfath Handri.

Di lokasi lain di Siak, seorang warga bernama Ramzi juga mengabadikan momen itu dengan kamera ponselnya. Dia mencari tahu perihal fenomena itu melalui orangtuanya.

 

“Menurut orangtua saya, itu pertanda akan masuknya musim kemarau panjang,” sebut Ramzi.

Hal yang sama disampaikan tokoh masyarakat Siak H Said Muzani SH. Disebutkannya, masa kecil dia dulu, fenomena itu pernah terjadi, dan dia sempat merasakan kekeringan.


Laporan Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Hujan Deras Merata, Waspada Cuaca Ekstrem

Hujan Deras Merata, Waspada Cuaca Ekstrem

Hujan deras mengguyur Riau, menghilangkan kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. BMKG imbau warga waspada cuaca ekstrem.

Waspada Hujan Ringan hingga Sedang Disertai Petir dan Angin Kencang Melanda Wilayah Riau 

Waspada Hujan Ringan hingga Sedang Disertai Petir dan Angin Kencang Melanda Wilayah Riau 

Wilayah Riau berpotensi terdampak hujan lebat, petir dan angin kencang. Untuk itu, BMKG Pekanbaru mengimbau masyarakat waspada.

Provinsi Riau Masih Berasap, 3.297 Hotspot Terdeteksi Berada di Pulau Sumatera 

Provinsi Riau Masih Berasap, 3.297 Hotspot Terdeteksi Berada di Pulau Sumatera 

3.297 hotspot terdeteksi berada di Pulau Sumatera. Dari jumlah itu, 11 titik ada di Provinai Riau. Sumatera Selatan jadi penyumbang terbanya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer