
SIAK (RIAUPOS.CO) - Dalam dua bulan, mulai 19 Agustus sampai 19 Oktober, 5.550 warga Kabupaten Siak menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Demikian dikatakan Kadiskes Kabupaten Siak dr Handri.
Sementara per hari ini, Senin (19/10) ada 193 penderita ISPA di Kabupaten Siak, menyebar di 17 puskesmas dan satu RSUD. Puskesmas Minas 29 kasus, Siak 27, Dayun 26, Koto Gasib 22, Sungai Apit 17, Kandis 13, Lubuk Dalam 8, Belutu 8, Tualang 8, Sabak Auh 7, Mengkapan 7, RSUD 6, Bungaraya 4, Mempura 4, Kerinci Kanan 3, Perawang 2, Pusako 2, Sungai Mandau nihil.
“Dari 193 penderita ISPA itu, usia 0-5 tahun 30 kasus, 6-9 tahun 35 kasus, 10-18 tahun 20 kasus, 19-59 tahun 81 kasus, di atas 60 tahun 27 kasus,” terangnya.
Baca Juga: Kabut Asap Mulai Menipis, Murid di Inhil Kembali Masuk Sekolah
Sementara untuk masker, dibagikan di 4 Puskesmas, Puskesmas Perawang 200 lembar, Tualang 100, Kerinci Kanan 100, dan Puskesmas Koto Gasib 50 lembar.
Secara menyeluruh, dari 5.550 penderita ISPA selama dua bulan 2.778 laki laki, dan 2.772 perempuan. ISPA dapat dicegah dengan menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, kurangi aktivitas di luar rumah, banyak minum air putih, pastikan rumah aman dari kabut asap.
Ilham, tiga putranya sempat menderita ISPA, dan memilih libur sekolah, karena khawatir teman temannya terdampak.
Baca Juga: The Zuri Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo “Oktober Keren”, Menginap Nyaman dengan Harga Spesial
“Setelah saya bawa ke Puskesmas, diberi obat, serta istirahat yang cukup, juga sementara tidak keluar rumah, kini sudah sembuh,” jelas Ilham.
Ilham berharap, langit segera kembali biru, sehingga aktivitas di luar rumah dapat dilakukan anak anaknya.(mng)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




