SIAK (RIAUPOS.CO) - Jumlah kunjugan wisatawan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 terhitung 23 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, ratusan ribu pengunjung. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak H Tekad Perbatas Setia Dewa ST MT. Disebutkan Tekad Perbatas, tingginya wisatawan ke Siak di akhir dan awal tahun, karena bertepatan dengan libur sekolah, kekhawatiran berlibur ke wilayah rawan bencana.
Sementara Kabupaten Siak yang kaya dengan wisata sejarah, menjadi pilihan utama, karena aksesnya mudah dan jalannya relatif mulus. Dijelaskan Kadis Tekad Perbatas, kunjungan ke Istana Siak, 9.693, Tangsi Belanda yang ada di Mempura 168 pengunjung, Lift Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) 453 pengunjung, Sky Walk Tengku Buwang Asmara 2.318 pengunjung, Rumah Datuk Pesisir 30 pengunjung, Taman Burung Jauhari 61 pengunjung.
Sedangkan Masjid Syahabuddin yang merupakan masjid sultan 9.000 pengunjung, alun alun depan Istana Siak atau lapangan tugu 30 ribu pengunjung, Tepian Bandar Sungai Jantan 8.000 pengunjung.
“Tertinggi kunjungan ada di Taman Siak Lawo, Taman Rusa dan Taman Teratai 75 ribu pengunjung,” terang Kadis Tekad Perbatas.
Berdasarkan data dan evaluasi selama libur Nataru 2025-2026, objek wisata Taman Siak Lawo dan sekitarnya, karena berada di bawah Jembatan TASL, sehingga lebih teduh. Pengunjung makan bersama keluarga menikmati taman yang lawo
“Kami terus mengupayakan ada perputaran ekonomi dan berdampak kepada pendapatan UMKM lokal dan industri pariwisata,” kata Kadis Tekad Perbatas.
Dengan meningkatnya kunjungan, Kadis Tekad Perbatas akan terus membenahi destinasi agar lebih menarik dan mendapat tempat di hati pengunjung, untuk selalu datang dan datang lagi.(mng)
Editor : Edwar Yaman