Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lebih 30 Ha Lahan Terbakar di 3 Kecamatan di Kabupaten Siak

Monang Lubis • Selasa, 24 Maret 2026 | 07:02 WIB

Upaya pemadaman karhutla di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kampung/Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak
Upaya pemadaman karhutla di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kampung/Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) - Kebakaran lahan terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Siak. Tiga kecamatan itu adalah, Kecamatan Sungai Mandau, Kandis dan Sungai Apit.

Dijelaskan Kalaksa BPBD Siak Novendra Kasmara, lahan terluas yang terbakar ada di Kecamatan Sungai Mandau, 20 Ha di Tasik Betung, terjadi pada Ahad (22/3), dan pemadaman masih terus berlangsung, hingga Senin (23/3/2026), dan diupayakan pendinginan dapat dilakukan pada Rabu (24/3/2036) siang.

Adapun yang terbakar masuk dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, dan tentu saja kawasan ini perlu dilindungi.

"Sementara sebelumnya, terjadi kebakaran lahan di Kampung Olak, masih di Kecamatan Sungai Mandau, Pendinginan memasuki hari keenam,” jelas Kalaksa Novendra

Lahan yang terbakar ini milik masyarakat dengan luas lebih kurang 6 hektare. Situasi ini, tentu berdampak pada rusaknya lingkungan.

Di wilayah Kandis, tepatnya di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, Km 57 Kandis, ada lahan terbakar lebih kurang setengah hektare, pada Senin (23/3) siang, dan lahan semak belukar ini, belum diketahui siapa pemiliknya.

Di hari yang sama disusul kebakaran lahan di Kampung/Desa Lalang dan Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Dijadwalkan pemadaman dilakukan pada Rabu (24/3/2026).

“Untuk dua desa ini, jika digabungkan dengan Kandis dan Sungai Mandau, bisa jadi lebih 30 ha,” ucap Kalaksa Novendra.

Kalaksa Novendra mengajak semua pihak untuk tidak membakar, sekaligus menjaga lingkungan agar terhindar dari karhutla yang memiliki dampak luar biasa.(mng)

Editor : Edwar Yaman
#cagar biosfer giam siak kecil #karhutla #bpbd siak #Tasik Betung