Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kebakaran Lahan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Belum Terkendali, Bertambah 2 Ha, Jadi 22 Ha

Monang Lubis • Kamis, 26 Maret 2026 | 00:20 WIB

Memasuki hari keempat, upaya pemadaman di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, masuk dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, masih terus berlangsung, Rabu (25/3/2026).
Memasuki hari keempat, upaya pemadaman di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, masuk dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, masih terus berlangsung, Rabu (25/3/2026).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Kebakaran lahan yang terjadi di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, masuk dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, masih belum terkendali.

Memasuki hari keempat, sejak Ahad (22/3/2026), sampai hari ini, Rabu (25/3/2026), lahan yang terbakar bertambah 2 hektare.

Demikian dikatakan Kalaksa BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara. Dijelaskan Novendra, sebelumnya lahan yang terbakar 20 hektare, kini menjadi 22 hektare.

“Kami masih terus berjibaku melakukan pemadaman, di tengah kepungan api dan asap,” kata Kalaksa Novendra.

Tim yang turun terdiri dari, Manggala Agni Daops Sum VI/Siak 13 orang, Babinsa Tasik Betung, BKSDA 10 orang, perangkat desa, MPA, RPK Melibur 10 orang, personel Polsek Sungai Mandau 3.

Tim melakukan pemadaman dan pemblokiran agar api tidak meluas, dan itu sangat menguras energi dan waktu, karena lahan gambut dan cuaca panas terik.

“Adapun kendala yang tim hadapi, angin kencang dan arah angin yang berubah ubah,” jelasnya.

Kondisi terkini, sebut Kalaksa Novendra, pemadaman dilanjutkan kembali besok pagi, dan tim masih terus bersemangat.

Selain melakukan pemadaman di Tasik Betung, tim juga melakukan pemadaman karhutla di Kecamatan Mempura, tepatnya di Jalan Buatan Siak RT 5 RW 2, Kampung Merempan Hilir.

“Lahan yang terbakar, 1 hektare kebun sawit, sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan,” terang Kalaksa Novendra.

Sedangkan karhutla yang terjadi di Kecamatan Sungai Apit, tepatnya di Desa Lalang, dan Desa Bunsur, estimasi sekitar 10x10 meter, dan kebakaran lahan langsung dapat diatasi.(mng)

Editor : M. Erizal
#cagar biosfer giam siak kecil #karhutla siak #pemadaman karhutla