Hina Habib Rizieq, Warga Pandau Diamankan Ormas

Sosialita | Selasa, 04 Desember 2018 - 11:35 WIB

BAGIKAN


BACA JUGA

loading...
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FPBLK) mengamankan salah seorang warga bernama Jamadi. Warga Jalan Mahang Raya, Pandau Permai, Kecamatan Siak Hulu, Kampar itu diduga melakukan ujaran kebencian terhadap Habieb Rizieq Sihab melaui sosial media Facebook (FB).

Jamadi diamankan oleh puluhan anggota ormas saat tengah berada di kediamannya, Senin (3/12) dini hari, selanjutnya diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau untuk proses hukum lebih lanjut. Pengamanan terhadap yang bersangkutan dilakukan mengantipasi amukan massa yang tak senang atas perbuatannya.

Panglima FPBLK, Khalid Tobing mengatakan, upaya pengamanan Jamadi dilakukan menindaklanjuti banyak laporan yang diterima pihaknya. Selain itu sebut Khalid, yang bersangkutan sudah berulang kali melakukan ujaran kebencian dan penghina di sosial media kepada pendiri Front Pembela Islam (FPI) dan salah satu pasangan calon (paslon) presiden.

‘’Dia (Jamadi, red) melakukan ujaran kebencian melalui Facebook terhadap Habib Rizieq dan paslon Presiden RI. Kemudian, kita juga banyak menerima laporan dari masyarakat, sehingga kita amankan dia,” ujar Khalid kepada Riau Pos, Senin (3/12) kemarin.

Disampaikan Khalid, perbuatan Jamadi yang membuat postingan-postingan kalimat penistaan bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kali. Bahkan ungkapkan Panglima FPBLK ini, sebelumnya Jamadi sudah dimaafkan dan berjanji di atas materai Rp6.000 untuk mengulangi perbuatannya.

‘’Ini bukan yang pertama, tapi sudah dua kali. Yang pertama kita maafkan dan berjanji tidak mengulangi. Kita harapkan ada perubahan dari dia, tapi nyatanya tidak,” jelas Khalid.

Setelah diamankan, lanjut dia, Jamadi diserahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. “Kita serahkan Ditreskimsus. Kita akan lakukan pengaduan pelaporan untuk diproses, diharapkan hal serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sementara itu hasil penelusuran Riau Pos di dinding akun facebook milik Jamadi, terlihat beberapa postingan.

Terpisah Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menyebutkan, pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan ujaran kebencian tersebut. Dijelaskannya, terhadap Jamadi saat ini tidak dilakukan penahanan.

“Tidak ditahan (Jamadi, red). Kita masih menyelidiki kasus itu,” jelas Gidion.

Ditambahkan mantan Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya, dalam perkara ini semestinya yang melaporkan adalah pihak yang dirugikan atau Habib Rizieq Shibab.

Menurutnya, perkara tersebut hampir sama dengan dugaan penghinaan lewat Facebook yang ditujukan kepada Ustaz Abdul Somad, beberapa waktu lalu.

 Namun bedanya saat itu, LAM Riau mendapat kuasa dari Ustaz Abdul Somad dan pihak LAM mengutus pengacaranya untuk melaporkan terduga penghina UAS, sehingga polisi bisa memprosesnya.(rir)





youtube riaupos



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU





EPAPER RIAU POS  2020-09-18.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com