Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Banjir dan Longsor, Dua Titik Longsor Terjang Kawasan Kelok Sembilan

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Dua titik longsor terjadi di jalan lama dan jalan baru di bagian bawah kawasan Flyover Kelok Sembilan, di Jorong Ulu Aie, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (7/11/2026).Rpg
Dua titik longsor terjadi di jalan lama dan jalan baru di bagian bawah kawasan Flyover Kelok Sembilan, di Jorong Ulu Aie, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (7/11/2026).Rpg

Advertisement

 PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Provinsi Riau saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Karena itu Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Menurutnya, meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Riau harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang bisa terjadi secara bersamaan.

“Kita minta kepada masyarakat harus tetap waspada. Sekarang sudah musim penghujan, jadi kita harus berhati-hati,” kata SF Hariyanto.

Plt Gubernur secara khusus menyoroti kerawanan bencana banjir dan tanah longsor. Ia meminta masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai, dataran rendah, serta kawasan perbukitan dan tebing untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika hujan turun dalam durasi lama.

Advertisement

Ia mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di tepi bukit atau tebing yang kondisi tanahnya labil dan berpotensi longsor saat musim hujan.

“Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor juga diharapkan mengenali potensi bahaya di sekitar tempat tinggal serta meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun dalam waktu lama,” ujarnya.

Advertisement

Selain meningkatkan kewaspadaan lingkungan, SF Hariyanto juga meminta masyarakat untuk aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kalau mau beraktivitas ke luar rumah pantau informasi cuaca dari BMKG, pastikan kita bepergian dalam kondisi yang aman. Bagi masyarakat yang ingin berlibur ke luar daerah, harap berhati-hati,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

“Kesiapsiagaan masyarakat dan pemantauan informasi cuaca menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana hidrometeorologi selama periode musim hujan di Riau,” pungkasnya.

Dua Titik Longsor Terjang Kawasan Kelok Sembilan

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Warga Sumahilang Keluhkan Desil hingga Banjir

Warga Sumahilang Keluhkan Desil hingga Banjir

Warga Sumahilang Pekanbaru mengeluhkan data desil bantuan sosial yang tidak tepat dan persoalan banjir akibat buruknya drainase lingkungan.

Banjir Putus Akses Jalan ke SMAN 17 Pekanbaru, Pemko Siapkan Pengaspalan 2027

Banjir Putus Akses Jalan ke SMAN 17 Pekanbaru, Pemko Siapkan Pengaspalan 2027

Pemko Pekanbaru langsung bereaksi dengan banjir di Jalan Fajar Raya. Disebutkan Kadis PUPR, jalan tersebut akan diaspal tahun 2027

Banjir Putus Akses Jalan ke Sekolah, Siswa SMAN 17 Pekanbaru Terpaksa PJJ

Banjir Putus Akses Jalan ke Sekolah, Siswa SMAN 17 Pekanbaru Terpaksa PJJ

Siswa SMAN 17 Pekanbaru terpaksa harus belajar jarak jauh. Banjir telah memutus akses jalan menuju sekolah yang beralamat di Jalan Fajar,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer