Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Haul Akbar Sultan Masuk Kalender Pariwisata Kabupaten Siak, Selawat Bentuk Rasa Terima Kasih serta Membangkitkan Ekonomi

Redaksi • Senin, 12 Agustus 2024 | 11:00 WIB
BERSELAWAT: Bupati Siak Alfedri berselawat bersama Habib Syech bin Abdul Kodir Assegaf dalam Haul Akbar Sultan Siak di halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Siak, Kamis (8/8/2024).
BERSELAWAT: Bupati Siak Alfedri berselawat bersama Habib Syech bin Abdul Kodir Assegaf dalam Haul Akbar Sultan Siak di halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Siak, Kamis (8/8/2024).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Siak, mengikuti gebyar selawat dan doa bersama Habib Syech bin Abdul Kodir Assegaf sempena Haul Akbar Sultan Siak.

Lautan manusia malam itu begitu khidmat duduk bersila mengumandangkan selawat sambil mengibarkan panji-panji.

Bupati Siak Alfedri menceritakan sejarah dan perjuangan para Sultan Siak. Disebutkannya, rasanya tak berlebihan jika Haul Sultan Siak ini digelar sebagai bentuk terima kasih. “Haul Akbar ini kami gelar sudah kali kedua. Sebagai bentuk penghormatan kepada para sultan,” kata Bupati Alfedri.

Haul Sultan ini diperingati dan setiap 25 Muharam dan haul akbar ini sudah dimulai sejak tahun lalu.

Bupati Alfedri mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Habib Syech yang telah berkenan hadir memimpin selawat dan doa bersama masyarakat Siak.

“In Sya Allah, kami akan lanjutkan dan terus melanjutkan haul akbar ini setiap tahun dengan meningkatkan syiarnya, dan lebih semarak lagi di masa yang akan datang,” ucap Bupati Alfedri.

Dan mari mendoakan Habib Syech semoga diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dan limpahan rahmat serta keberkahan dari Allah SWT, sehingga tetap memimpin selawat yang akan digelar setiap tahun.

Disebutkan Bupati Alfedri, Kabupaten Siak sudah ditetapkan sebagai Kabupaten Berselawat. Diakui Bupati Alfedri, dalam bulan Muharam ini, sudah tiga kali mengikuti selawat di berbagai kecamatan.

Berselawat menjadi syiar di Kabupaten Siak dan semangat masyarakat untuk ambil bagian berselawat begitu luar biasa. Pemkab Siak akan memaksimalkan dan semakin menggelorakan bersama masyarakat, agar Negeri Siak ini diberkahi dan dirahmati Allah SWT menjadi Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur.

Lebih lanjut Bupati Alfedri menuturkan, semangat Sultan Siak yang sudah meletakkan kejayaan serta kemasyhuran negeri dengan membangun Istana Matahari Timur atau Istana Asserayah Alhasyimiah menjadi peninggalan sejarah yang tak ternilai untuk Kabupaten Siak dan bagi masyarakat.

Wajar saja seluruh lapisan masyarakat Negeri Siak ini, berbuat yang terbaik, salah satunya mengembangkan syiar Islam, dan memajukan negeri ini.  “Kami terus berjuang untuk Siak semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera di masa yang akan datang,” sebut Bupati Alfedri.

Baca Juga: Menghadiri Haul Akbar Kesultanan Siak, Mengenal Sejarah dan Silsilah

Untuk bisa sampai ke lokasi gebyar selawat, pemilik mobil harus rela berjalan lebih jauh, karena parkir mobil sampai ke Asrama Haji dan Asrama Islamic Centre. 

Gebyar selawat itu juga berdampak baik bagi pelaku UMKM. Puluhan pedagang mendapat manfaat dari Haul Akbar Sultan Siak yang begitu membanggakan.

Jika gebyar selawat ditaja, Kamis (8/8) malam, sementara pagi harinya ditaja ziarah ke makam para sultan.  Ziarah ini diberi nama Ziarah Kubro. Dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Siak sebagai rangkaian Haul Akbar Sultan Siak.

 Ziarah dimulai dari Makam Sultan Abdul Jalil Rakhmad Syah atau Raja Kecik yang makamnya terletak di Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Hadiri Haul Akbar di Tanjung Baru

Kemudian ziarah dilanjutkan ke Makam Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buwang Asmara. Makam Sultan Siak kedua ini berada di Kecamatan Mempura.

Lalu ziarah dilakukan di Kompleks Makam Koto Tinggi dan dilakukan ke Makam Sultan Syarif Kasim II berlokasi di samping Masjid Syahabuddin, Kecamatan Siak. Baik Makam Koto Tinggi maupun Makam Sultan Syarif Kasim berada tidak jauh dari istana.

Ziarah Kubro dipimpin Bupati Siak Alfedri bersama Wakil Bupati Husni Merza, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, Kapolres AKBP Asep Sujarwadi, Dandim 0322 Riyanto Budi Nugroho, beserta tamu undangan lainnya.

Kegiatan ziarah ke makam para Sultan Siak tersebut, juga dihadiri Lembaga Kesultanan Siak Sri Indrapura Tengku Toha beserta jajaran, pengurus Resam Kekerabatan Kerajaan Melayu Siak, para alim ulama, pimpinan pondok pesantren, kepala OPD beserta seluruh ASN dan honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak dan tamu undangan lainnya.

“Ziarah ke makam para Sultan Siak merupakan rangkaian kegiatan dari pelaksanaan Haul Akbar Sultan Siak tahun 2024, untuk yang ke-2 kalinya dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Siak,” kata Wakil Bupati Siak Husni Merza.

Wabup Husni Merza mengatakan, Haul Sultan Siak merupakan iven religi yang masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Siak. Tujuan dari kegiatan ini, selain untuk mengenang jasa para Sultan Siak juga sebagai promosi pariwisata religi.

Wabup menjelaskan pelaksanaan Haul Akbar ke-2 Sultan Siak tahun 2024 ini, awalnya akan diselenggarakan 25 Muharam 1446 H atau 31 Juli 2024 bertepatan dengan mangkatnya Sultan Syarif Kasim II. Karena menghadirkan ulama besar yakni Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, pelaksanaan Haul Akbar baru bisa dilaksanakan pada  8 Agustus 2024.

“In Sya Allah ke depannya, pelaksanaan Haul Akbar Sultan Siak, kami selenggarakan pada 25 Muharam. Kami juga telah berkomunikasi dengan para kerabat Sultan Siak baik yang ada di Indonesia maupun di negara-negara tetangga, supaya bisa mengagendakan untuk bisa hadir,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Siak Indra Gunawan: Bersama Selamatkan Masyarakat dan Generasi Muda dari Narkoba, Bentuk Kelompok Terampil, Tolak Narkoba

Wabup menyebutkan, berdasarkan informasi dari kerabat Kerajaan Siak yang ada di Malaysia, bahwa 7 kerajaan yang masih berdiri dan berkuasa di Malaysia, masih memiliki hubungan silsilah dengan para Sultan Siak.

Ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan berkah bagi Siak, karena pada Haul Akbar Sultan Siak ini, merupakan momen berkumpul bagi yang memiliki ikatan kekeluargaan ataupun ikatan darah dengan KesultananSiak.

“Saya berharap kedepannya Haul Akbar Sultan Siak akan lebih besar dan ramai dihadiri kerabat Sultan baik dari Siak maupun dari Malaysia. Hal itu akan berdampak pada semakin baik pertumbuhan Siak, baik di sisi sejarah, budaya dan ekonomi,” katanya.

Intinya, Haul Akbar Sultan Siak ini, diselenggarakan sebagai bentuk ucapan syukur, dan rasa terima kasih kepada para Sultan Siak atas jasa-jasanya yang telah berjuang meninggalkan jejak sejarah yang tak lekang oleh waktu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang bersedia hadir dan bersama-sama melaksanakan Ziarah Kubro ke makam para Sultan Siak,” ucap Wabup Husni.

Semoga Allah SWT terus memberikan berkah kepada Kabupaten Siak. Sehingga kedepan Kabupaten Siak menjadi kabupaten yang semakin maju, berkembang dan sejahtera.

Mengakhiri ziarah makam para Sultan Siak, dilaksanakan pembacaan Manakid (riwayat hidup) Sultan Syarif Kasim II oleh Tengku Toha, dan tausiyah diisi Habib Taufiq.(adv)

Editor : Rindra Yasin
#bupati siak #Haul akbar #siak