UAS dan Ribuan Warga Inhu Doa Bersama untuk Bangsa dan Presiden Probowo 

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 11:41 WIB
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi Forkopimda foto bersama dengan Ustaz H Abdul Somad pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama, Ahad (6/9/2026). Foto : Diskominfotik Inhu
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi Forkopimda foto bersama dengan Ustaz H Abdul Somad pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama, Ahad (6/9/2026). Foto : Diskominfotik Inhu

RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Ribuan warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tumpah ruah memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat, Ahad (6/9/2026) malam. Warga hadir untuk menyaksikan tablik akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk bangsa.

Dimana, kegiatan itu menghadirkan penceramah kondang, Prof Dr H Abdul Somad LC DESA PhD (UAS). Bahkan pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Inhu, Ade Agus Hartanto SSos MSi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhu, Suci Rahmiani SSos MSi, Forkopimda, Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian AP MSi dan pejabat di lingkungan Pemkab Inhu serta undangan lainnya.

Antusias ribuan warga sudah terlihat sejak dari sore telah memadati RTH Rengat. Sementara acara baru dimulai sekitar pukul 20.00 WIB yang diawali dengan lantunan salawat hadroh serta pembacaan ayat suci Alquran oleh santri Ma'had Al-Husna Indragiri Peranap.

Ribuan warga Inhu padati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama, Ahad (6/9/2026).(Diskominfotik Inhu)
Ribuan warga Inhu padati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama, Ahad (6/9/2026).(Diskominfotik Inhu)

 

Baca Juga: Pekanbaru Fokus Infrastruktur dan Banjir

Perwakilan Dewan Syuro Masjid Jamik Rengat yang juga ketua panitia dr Muhammad Amin Yunus, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan ikhtiar bersama untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.

Selain itu, sebagai bentuk rasa cinta jemaah kepada Rasulullah SAW. "Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali dapat mempererat hubungan silaturrahmi kita semua dan melalui doa bersama, bangsa Indonesia tetap aman damai," harap dr Muhammad Amin Yunus.

Semantar itu, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tabligh akbar dan doa bersama. Selain sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW, agenda itu juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan daerah dan bangsa, khususnya dalam menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini melanda sejumlah wilayah.

Baca Juga: Tujuh Qori dan Qoriah Kuansing Ikuti MTQ Nasional, Perkuat Kafilah Riau

"Malam ini kita berdoa bersama agar negeri kita, khususnya Kabupaten Inhu, segera diturunkan hujan. Sehingga penanganan Karhutla dapat berjalan lancar. Kita juga mendoakan para jajaran petugas yang sedang berjibaku di lapangan serta mendoakan jajaran pimpinan bangsa, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah," ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dalam mendukung sarana keagamaan. Meneruskan kerja sama dengan Pengurus Masjid Jamik Rengat yang saat ini sedang melakukan renovasi dan pembangunan sarana penunjang. 

Selain itu, Bupati turut menyampaikan kabar perkembangan terkait rencana pembangunan kawasan Islamic Center di Kabupaten Inhu. Walaupun daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal, rencana pembangunan Islamic Center di lahan seluas 6 hektare kawasan ex-Terminal Pematang Reba saat ini terus dimatangkan lokasinya dan ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2027 mendatang.

Baca Juga: Erupsi Masih Terjadi, 15 Penerbangan dari dan Menuju Bandara SSK II Mengalami Pembatalan

"Kita tentu sama-sama menyadari bahwa kondisi yang kita rasakan dalam beberapa waktu terakhir ini seolah bukan keadaan yang biasa. Ada banyak hal yang datang silih berganti dan menguji keteguhan kita sebagai masyarakat dan sebagai bangsa," ungkapnya.

Di sejumlah daerah, menghadapi bencana gempa yang tentu meninggalkan duka dan kekhawatiran bagi saudara-saudara kita. Di sisi lain, musim kemarau yang cukup panjang juga dirasakan dan bahkan telah membawa dampak terhadap kehidupan masyarakat maupun lingkungan.

Begitu juga di Kabupaten Inhu, juga menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan yang sampai saat ini, sudah lebih dari 500 hektare lahan telah terdampak. Sejauh ini sejumlah titik api memang telah berhasil ditangani, akan tetapi harus menyadari bahwa persoalan ini belum sepenuhnya selesai. Selama kondisi cuaca masih kering, maka potensi terjadinya Karhutla akan kembali tetap ada.

Baca Juga: APBD Meranti Terbatas, Rp73,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak Diusulkan ke Pusat

Maka dari itu, bupati menyampaikan salam hormat dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para personil TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Satpol PP serta para relawan dan masyarakat yang hingga saat ini masih berjibaku di lapangan.

"Secara pribadi turut merasakan langsung bagaimana personel bekerja di lapangan. dan terus terang, saat berada di sana meskipun hanya dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita sudah bisa merasakan betapa beratnya kondisi yang mereka hadapi," sebutnya 

Untuk itu, pada kesempatan ini kiranya kita turut menyelipkan doa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan kepada personel yang masih terus berada di lapangan. Semoga setiap lelah dan pengorbanan mereka menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Baca Juga: 80 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Dilantik, Ini Kata Bupati Inhu

Bupati juga menyampaikan rasa syukur bahwa, perhatian terhadap persoalan yang kita hadapi tidak hanya datang dari daerah. Beberapa waktu lalu, Presiden Republik Indonesia, bapak Prabowo Subianto berkenan hadir langsung meninjau Karhutla Provinsi Riau.

Kehadiran Presiden tentu menjadi bentuk perhatian sekaligus pengingat bahwa persoalan itu bukan semata-mata persoalan Kabupaten Inhu, bukan hanya persoalan Provinsi Riau tetapi merupakan tantangan yang dihadapi bersama sebagai sebuah bangsa.

Karena itu, malam ini selain mendoakan akan keselamatan daerah, bangsa serta memohon turunnya hujan yang penuh rahmat dan keberkahan, mari juga mendoakan para pemimpin bangsa. 

Baca Juga: Solar Antre, Semen pun Langka

Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan dan petunjuk kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pemimpin di negeri ini, agar senantiasa diberikan kemampuan dalam mengambil setiap keputusan terbaik bagi keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

"Mudah-mudahan, apapun tantangan yang sedang kita hadapi hari ini, termasuk kondisi fiskal yang juga menjadi perhatian kita bersama, dapat dilalui dengan sabar, dengan ikhtiar, dengan kebersamaan dan tentunya dengan pertolongan Allah SWT," harap Bupati.

Kerena sebutnya, semua percaya, sebesar apapun persoalan yang dihadapi, akan terasa lebih ringan ketika dihadapi bersama. Seberat apapun ikhtiar yang dilakukan, akan menjadi lebih kuat ketika diiringi dengan doa.

Baca Juga: Ceceran Tanah Kotori Jalan Jenderal Sudirman 

Lebih jauh disampaikannya, melalui silaturahmi dan majelis yang penuh keberkahan ini, jadikan momentum untuk sejenak mengintrospeksi dan merefleksi diri. "Mari kita hayati kembali makna dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan meneladani akhlak, kesabaran dan keteguhan beliau dalam menjalani setiap kehidupan," tutur Bupati Ade Agus Hartanto.

Dalam pada itu, dalam tausiyah Tuan Guru Prof Dr H Abdul Somad menyampaikan lima pesan utama untuk menjaga keutamaan dan keberkahan suatu negeri. Di antaranya, perlunya pemimpin yang adil dan amanah, ulama yang senantiasa mengingatkan dalam amar ma'ruf nahi mungkar, kepedulian dari orang kaya yang dermawan, peran anak muda yang jauh dari kemaksiatan, serta perlindungan dan perhatian yang nyata terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin.

Diakhir tausiyah Tuan Guru Abdul Somad juga memimpin doa untuk pimpinan bangsa agar selalu amanah, diberi kekuatan dan kesehatan dalam memimpin bangsa, serta doa untuk keselamatan bangsa, dijauhkan dari bencana dan selalu diberi kedamaian.

Baca Juga: Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penggalangan dana untuk Pembangunan Mesjid Jami' Rengat, secara pribadi Bupati menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta, selain itu dari penggalangan dana yang dilakukan sepanjang acara, berhasil terkumpul donasi sementara sebesar Rp110,4 juta.(Adv)

 

Editor : Rinaldi
Maulid Nabi Muhamad SAW Bupati Ade Agus Hartanto doa bersama Presiden Prabowo