
PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Sulitnya mendapatkan solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mulai berdampak terhadap distribusi semen di Rokan Hulu (Rohul).
Hampir satu bulan terakhir, semen mulai langka di wilayah Rokan Hulu. Kondisi ini menghambat pekerjaan pembangunan.
Warga yang hendak membangun maupun merenovasi rumah, kini harus melakukan booking terlebih dahulu ke toko bangunan untuk mendapatkan semen.
Kondisi tersebut juga berdampak terhadap pelaku usaha. Omzet toko bangunan ikut merosot karena masyarakat terpaksa menunda membangun dan membeli material lainnya ketika semen sulit diperoleh.
Pemilik Toko Amanah Bangunan Pasirpengaraian, Zakir, mengatakan pasokan dari distributor terlambat dan toko harus mengikuti antrean untuk mendapatkan kiriman.
“Sudah lebih sebulan semen langka. Kami mendapatkan informasi dari distributor, untuk mendapatkan semen harus antre berhari-hari. Kondisi ini terjadi baik dari Dumai maupun Padang,” ujar Zakir, Ahad (6/9).
Zakir menyebutkan, berdasarkan informasi distributor, antrean untuk mendapatkan solar di sejumlah SPBU turut menghambat distribusi barang. Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan di Rohul, tetapi juga terjadi di sejumlah daerah di Riau.
Meski pasokan terbatas, Zakir mengaku pihaknya tidak menaikkan harga semen.. Untuk mendapatkan semen, masyarakat yang membutuhkan harus melakukan booking nama dan jumlah kebutuhan terlebih dahulu tanpa membayar panjar.
Sementara pembelian oleh kontraktor dibatasi maksimal sekitar 50 sak, tergantung ketersediaan stok. “Kalau di toko kami, masyarakat yang ingin membeli semen harus booking nama terlebih dahulu, tanpa panjar. Kami prioritaskan penjualan kepada pelanggan,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




