JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penemuan para ilmuwan tampaknya telah memikat dunia. Baru-baru ini sejumlah ilmuan telah menemukan lautan raksasa yang tersembunyi di bawah permukaan bumi.
Lautan raksasa tersebut berada di kedalaman 700 kilometer. Lautan raksasa ini memiliki ukuran tiga kali lipat volume gabungan seluruh lautan di permukaan bumi.
Menariknya lautan raksasa itu dikelilingi oleh ringwoodite. Menurut jurnal sains pada 2014 yang berjudul “Melting Dehydration in the Upper Part of the Lower Mantle” mengungkapkan sifat unik dari ringwoodite.
“Ringwoodit itu seperti spons, menyerap air, ada sesuatu yang sangat istimewa tentang struktur kristal ringwoodite yang memungkinkannya menarik hidrogen dan sebagai perangkap air,” kata Steve Jacobsen, ahli geofisika sekaligus anggota kunci tim penemuan.
Menurut laman NDTV yang dikutip oleh JawaPos.com, Rabu (8/5), para peneliti memberikan kabar mengejutkan itu setelah mempelajari gempa bumi dan menemukan bahwa seismometer mendeteksi gelombang kejut di bawah permukaan bumi.
“Saya pikir ini bukti adanya siklus air yang ada di bumi berasal dari dalam bumi,” kata Steve Jacobsen.
Lautan raksasa yang tersembunyi di bawah permukaan bumi ini bisa adi merupakan bagian dari teka-teki siklus air yang sulit dipecahkan hingga kini. Kemungkinan juga lautan raksasa tersebut air yang selama hilang selama ini.
“Para ilmuwan telah mencari air dalam yang hilang ini selama beberapa dekade,” tegasnya.
Kehadiran air jauh di dalam permukaan bumi, menunjukkan adanya siklus air internal yang dinamis yang beroperasi dalam rentang waktu geologis. Siklus ini secara signifikan dapat mempengaruhi segala hal mulai dari aktivitas gunung aktif hingga pergerakan lempeng tektonik.
“Kapasitas penyimpanan air mineral yang tinggi di zona transisi mantel bumi (kedalaman 410 hingga 660 kilometer) menyatakan kemungkinan adanya reservoir H2O yang dalam, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mencairnya mantel yang mengalir secara vertikal. Kami mengkaji dampak downwelling dari transisi tersebut,” kata para ilmuwan.
Sumber: JawaPos.com
Editor : M. Erizal