Herman merupakan seorang pedagang minuman di Kota Pangkalankerinci. Setiap hari, ia menjajakan minuman es cendol di pinggir Jalan Lintas Timur tepatnya di depan lapangan mini soccer. Hanya saja, pedagang cukup banyak membuka lapak usaha di tempat tersebut. Hal ini membuat dagangannya kerap tak laku.
Akhirnya pria asal Bukittinggi ini mendaptkan sebuah video tentang pengusaha sukses yang menjual minuman susu kedele atau disingkat sule.
Herman pun akhirnya beralih dari usaha menjual es cendol menjadi es sule. Ia pun membuka lapak usahanya dengan label Sule Manis.
Usaha dilakukannya akhirnya berbuah manis. Banyak pembeli yang datang kerana penasaran dan ternyata puas dengan rasa minuman yang dijualnya.
Suatu ketika, ia didatangi seorang gadis.
”Bang Sule manis, jualan apa sih? Untung abang Sule emang manis, jadi kesannya nggak bohongin pembeli,” ujar si gadis.
”Maaf ya dek, nama saya bukan sule manis. Tapi nama saya Herman,” jawan Herman.
”Terus, kenapa abang buat nama usahanya Sule Manis?” tanya si gadis penasaran.
”Sule manis itu nama usaha saya. Yakni susu kedele manis,” terang Herman lagi.
”Alamaaaak..!!! Saya kira sule itu namanya abang. Duh maaf ya bang, jadi salah paham,” kata gadis itu yang merasa malu lalu akhirnya memesan sule manis tiga bungkus.(amn)
Editor : Arif Oktafian