(RIAUPOS.CO) JOKO adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Riau. Saat ini ia tengah menyelesaikan skripsinya.
Berkali-kali dia sudah menghadap Pak Dosen di kampus, tetapi belum kelar juga. Masih banyak yang harus direvisi.
Agar skripsinya cepat selesai, ia pun berinisiatif menghadap Pak Dosen di rumahnya untuk konsultasi skripsi.
Setelah bertanya ke sana ke mari mencari alamat yang diberikan oleh temannya, akhirnya ia menemukan rumah Pak Dosen.
Joko berdiri di depan sebuah rumah. Setelah dilihat-lihat seperti tidak ada orang, kemudian ia membunyikan bel yang ada di samping pintu.
Setelah bel dipencet, tetapi tidak ada yang keluar. Tetapi dari samping rumah terdengarlah bunyi guk guk guk suara anjing menggonggong.
”Alamakk….!!! Ada anjing,” teriaknya sambil kabur.
Joko pun langsung kabur tanpa menoleh ke belakang.
Ia pun menceritakan kejadian itu ke temannya.
”Saya mendengar suara anjing. Saya itu takut banget sama anjing,” kata Joko kepada temannya.
”Oalah… Joko. Itu anjing hanya menggonggong saja, tidak menggigit dan juga diikat,” kata temannya sambil tertawa.
Tetapi karena Joko trauma dengan anjing, ia masih tidak berani datang ke rumah Pak Dosen dan memilih berjumpa dosennya di kampus saja.(dof)
Editor : Arif Oktafian