(RIAUPOS.CO) - Alfath melihat putranya yang duduk di sekolah dasar sedang menghafal pantun
Dia tersenyum melihat putranya mengucapkan pantun. Namanya tinggal di Tanah Melayu, tentu berpantun merupakan salah satu budaya yang diajarkan sejak dini
Demikian cerita Alfath kepada temannya Bebe.
Keesokan harinya, Alfath pergi ke Pekanbaru lalu pulang membawa ikan koi.
Sambil menyerahkan ikan, Alfath pun berpantun tentang ikan.
Apa yang dilakukan Alfath membuatnya putranya tersenyum.
Namun, keesokan paginya, saat putranya minta diantarkan ke sekolah. Putranya pun menyebutkan nama salah satu ikan kepada ayahnya.
”Alamaaak….!!! Anak aku sudah pandai membalas gurauan,” ucap Alfath.
Bebe ikut tersenyum mendengar cerita Alfath sambil sambil berpantun tentang ikan.
Alfath dan Bebe jadi tertawa bersama.(mng)