Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.055 PPPK Paruh Waktu Resmi Bertugas, Ini Harapan Bupati Suhardiman Amby

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, Kepala BPKK Drs Muradi MSi dan Asisten III Drs Azhar MM foto bersama PPPK Paruh Waktu usai penyerahan SPMT dan pembekalan di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan, Jumat (24/4/2026). (DESRIANDI CANDRA)
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, Kepala BPKK Drs Muradi MSi dan Asisten III Drs Azhar MM foto bersama PPPK Paruh Waktu usai penyerahan SPMT dan pembekalan di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan, Jumat (24/4/2026). (DESRIANDI CANDRA)

Advertisement

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak 1.055 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi memulai tugas di Kabupaten Kuansing. Ini setelah mereka menerima Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) dan pembekalan dari Bupati Dr H Suhardiman Amby, Jumat (23/4/2026) di Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan kalau PPPK Paruh Waktu akan menjadi garda terdepan dalam menggerakkan pembangunan hingga ke level desa. Menurut Suhardiman Amby, PPPK berperan strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah. 

Mereka dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat. "PPPK Paruh Waktu harus jadi motor penggerak di desa. Bukan sekadar bekerja, tapi memberi hasil," tegasnya.

Secara spesifik, para PPPK akan mengemban sejumlah tugas krusial. Di antaranya menjadi juru pungut pajak desa untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, hingga mengawal program makan bergizi gratis dan pengawasan keamanan pangan masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga diberi peran dalam mendorong percepatan izin pertambangan rakyat, memantau program Jamilah (Jemput Antar Ibu Melahirkan), mendukung layanan Home Care, serta berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting.

Advertisement

"Semua tugas ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni melahirkan generasi Kuansing yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujar Bupati.

Di hadapan ribuan PPPK, Suhardiman Amby menekankan pentingnya loyalitas dan integritas dalam menjalankan amanah. Ia mengingatkan agar para pegawai tetap berada di jalur kebijakan pemerintah dan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Kalian adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Jaga loyalitas dan jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," pesannya. 

Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Drs Muradi MSi menyebutkan pembekalan ini menjadi fondasi awal agar PPPK Paruh Waktu memahami secara utuh tugas dan tanggung jawab di lapangan. "Kami ingin mereka tidak hanya siap secara administratif, tapi juga kuat dalam pemahaman tugas di lapangan," jelasnya.

Dengan mulai bertugasnya 1.055 PPPK Paruh Waktu ini, Pemkab Kuansing menaruh harapan besar pada percepatan pembangunan berbasis desa yang lebih progresif, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Hari Ini, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair

Hari Ini, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair

Pemkab Kampar mencairkan gaji PPPK paruh waktu Oktober 2026 pada 26 Oktober setelah verifikasi data dan perpanjangan SK.

Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair Senin, Ini Alasan Pergeseran Jadwalnya

Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair Senin, Ini Alasan Pergeseran Jadwalnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar memastikan pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu untuk periode Oktober 2026 mulai dicairkan pada Senin besok

Pemkab Meranti Perpanjang 1.646 Kontrak PPPK Paruh Waktu, 32 Tak Masuk Daftar

Pemkab Meranti Perpanjang 1.646 Kontrak PPPK Paruh Waktu, 32 Tak Masuk Daftar

Sebanyak 1.646 PPPK Paruh Waktu di Pemkab Meranti diperpanjang kontraknya. Sementara 32 orang tak masuk daftar karena pensiun dan meninggal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer