Ada pepatah bilang, pengalaman adalah guru terbaik. Namun bagi Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Aipda Ashobirin, pengalaman pertamanya bertugas di Desa Sungai Bokor nyaris berubah jadi pelajaran hidup yang tak terlupakan dan sedikit menyeramkan.
Saat itu, Birin yang baru ditempatkan di wilayah tersebut menjalankan tugas seperti biasa. Melihat sungai yang tenang, ia mengira Sungai Bokor tak ubahnya sungai kampung pada umumnya.
Airnya tenang, suasananya damai, tidak ada tanda-tanda bahaya. Dengan penuh percaya diri, Birin pun turun ke tepi sungai.
Belum sempat lama menikmati suasana, sedikit aneh, sesuatu seperti kayu yang mengapung mendekati dirinya. Dan ternyata itu
adalah seekor buaya.
”Alamaaaak….!! Buaya….!” teriaknya hingga mengundang perhatian warga.
Birin pun kaget setengah mati. Jantung rasanya langsung naik ke tenggorokan. Baru saat itu ia tahu, Sungai Bokor bukan sembarang sungai, melainkan habitat endemik buaya muara yang sudah lama dikenal warga.
”Kalau lambat sedikit, mungkin saya sudah jadi cerita rakyat,” canda Birin saat mengenang momen yang hampir membuatnya ”masuk menu” buaya.