DURI (RIAUPOS.CO) - Hujan deras seharian yang mengguyur Kota Duri, Bengkalis, tepatnya di Jalan Gaya Baru, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, membuat seorang bocah perempuan berinisial ALM (5) menjadi korban dan tewas.
Korban terseret arus air draines yang diduga tergelicir dan jatuh ke dalam drainase hingga mengakibatkan nyawa bocah tersebut melayang, Selasa (1/2/2022) sekitar pukul 17.15 WIB.
Kejadian naas itu bermula, saat korban beserta kakak dan rekan bermain air di drainase yang tidak jauh dari rumahnya, saat hujan deras mengguyur daerah tersebut. Namun tiba-tiba korban terpeleset dan terseret arus air yang deras hingga sejauh 400 meter dan jasad korban sempat tersangkut pada sekat penopang drainase.
Sedangkan korban dievakuasi ke rumah duka, usai beberapa anggota dari Polsek Mandau dan Babhinkamtibas tampak hilir mudik dan membantu proses pengiriman jenazah, yang langsung dibawa ke kampung halaman orang tuanya di Batu Sangkar, Sumatera Barat.
Sedangkan Ketua RW 04, Kelurahan Duri Timur, Samsul Hadi sidampingi Ketua RW 03, Dandano mengatakan, musibah tersebut menjadi pukulan berat bagi masyarakat Duri Timur, dan meminta masyarakat yang memiliki anak dapat menjaga buah hati meraka agar terhindar dari musibah serupa.
"Ya, kejadiannya petang tadi (kemarin, red) saat bermain dengan rekan dan kakaknya di lingkungan rumahnya. Musibah ini sekaligus menjadi peringatan bagi kita semua sebagai orang tua agar selalu menjaga buah hati kita agar jangan lupa kembali," ujarnya berpesan.
Sedangkan Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo melalui Kanit Reskrim AKP Firman membenarkan peristiwa tenggelam seorang bocah tersebut.
Kronologi kejadian sore sekitar pukul 17.20 WIB, korban bersama kakaknya, AZ (9) dan Ibu korban Rossi Firgalina (39) berada di warung miliknya di Jalan Gayabaru, sekira pukul 17.30 WIB, Ibunya menyuruh korban dan kakaknya untuk pulang ke rumah.
Pada saat perjalan pulang, setibanya di TKP kakaknya AZ dan korban berhenti dan bermain air di sekitar darinase tersebut. Lalu korban tergelincir dan masuk ke dalam darinase dengan lebar lebih kurang 1 meter.
Dikatakan Firman, sekira pukul 17.50 WIB, warga bernama Ahmad Lamazi (71) dan Abdul Hadi (43) menemukan korban terseret arus sekitar 400 meter. Pada saat ditemukan, korban sudah tidak bergerak. Kemudian keduanya melakukan upaya pertolongan pertama dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Permata Hati.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Erwan Sani
Editor : RP Erwan Sani