BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah mengalokasikan dana hibah untuk KPU Bengkalis sebesar Rp51 miliar. Di mana dana tersebut, 40 persennya untuk pelaksanaan Pemilu 2024 dan sisanya 60 persen untuk menyukseskan pilkada serentak.
"Ya, sesuai amanat UU, kita telah menggelontorkan dana hibah mencapai Rp51 miliar. Di mana 40 persen sudah digunakan untuk Pemilu Pilpres dan legislatif. Sedangkan 60 persen atau sebesar Rp30,8 miliar akan kita hibahkan untuk KPU Bengkalis dan Bawaslu untuk pengamanan kita dukung dengan biaya-biaya lainnya dan juga ada hibah dari Pemprov Riau,” ujar Sekda Bengkalis dr Ersan Saputra usai menghadiri Coffee Morning bersama insan pers dan KPU Bengkalis Bengkalis di salah’ satu kafe di Bengkalis, Selasa (4/6).
Ersan menekankan, pihaknya wajib menyukseskan dan kegiatan sosialisasikan terkait gejolak politik yang kondusif, sudah teruji dan terbukti pada pelaksanaan Pemilu Presiden dan Legeslatif Febriari 2024 lalu.
Sedangkan Ketua KPU Bengkalis, Agung Kurniawan juga mengatakan tahapan pemilihan serentak selain Bupati dan Wakil Bupati juga Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang akan dilaksanakan 27 Nopember 2024.
”Kami juga akan menginformasikan tahapan dan jadwal pilkada yang sudah berjalan dan akan berjalan,” ujar Agung.
Sementara itu, Wakapolres Bengkalis Kompol Farris Nursanjaya jiga mengatakan, selama ini tetap bekerja sama dengan KPU, Bawaslu dan Pemda Bengkalis dalam pelaksanaan tahapan pemilu lalu dan juga di Pilkada serentak saat ini.
”Ya, personel Polres Bengkalis saat ini hanya 500 personel dan berdasarkan jumlah TPS disaat Pemilu lalu mencapai 1700 TPS dan pilkada serentak ini diperkirakan 1100 TPS, kami tetap mengevaluasi dengan skala prioritas dalam pengamanan Pilkada ini,” ujar Wakapolres.
Sementara itu, dalam pemberitaan media massa juga diharapkan adanya cek dan ricek, agar suasana kondusif pilkada serentak ini tetap terwujud lagi.
Komisioner KPU Bengkalis bidang SDM Muklhasin juga mengatakan, tahapan pilkada serentak telah dilaksanakan KPU Bengkalis badan Ad hoc tingkat kecamatan dan desa/ kelurahan. KPU Bengkalis akan merencanakan mengurangi jumlah TPS dan untuk Pilkada serentak maksimal per TPS 600 pemilih dengan itu ada pengurangan 600 TPS.
"Ya, nanti pembentukan badan ad hoc tingkat TPS data potensi pemilu ada 460 ribuan dan akan dilaksanakan coklit dengan basis TPS," ujarnya.
Laporan: Abu Kasim, Bengkalis
Editor : M. Erizal