Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lakalantas di Jalan Tegar, Kernet Truk Meninggal Dunia

Abu Kasim • Senin, 21 April 2025 | 11:44 WIB
Mobil truk yang bertabtakan dengan mobil alat berat di Jalar Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau mengalami kerusakan berat dan juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia
Mobil truk yang bertabtakan dengan mobil alat berat di Jalar Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau mengalami kerusakan berat dan juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia

DURI (RIAUPOS.CO) -- Kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis mengakibatkan satu orang kernet mobil truk meninggal dunia.

Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, yaitu antara mobil truk BM 9679 DF dengan mobil pengangkut alat berat yang merupakan milik PT Va.

Akibat dari lakalantas tersebut, kernet mobil truk bernama Ardiansyah (28) meninggal dunia. Dia meninggal akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi. Sedangkan Sumarno (40) sopir truk mengalami luka parah di bagian kaki sebelah kanan dan bagian paha patah.

Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Vino Lestari yang dikonfirmasi melalui Kanitlantas Ipda DS Ginting lewat telepon genggamnya mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

"Ya, sudah kita tangani dan kita sudah mengamankan barang bukti berupa mobil truk dan juga alat berat. Dalam kejadian itu satu orang meninggal dunia dan satu lagi sopirnya di rawat di RS Pekanbaru," ujarnya.

Sementara itu, Andika Ginting pemilik mobil truk mengatakan, bahwa pihaknya sangat kecewa dengan PT Va, karena dianggap tidak bertanggung jawab atas terjadinya lakalantas yang terjadi pada, Rabu (16/4) lalu.

"Kami tidak mengharapkan untuk perbaikan mobil, namun seharusnya pihak perusahaan, peduli terhadap korban yang sedang dirawat di RSUD Arifin Pekanbaru dan terutama kepada keluarga korban meninggal dunia," ujar Andika Ginting, Ahad (20/4).

Ia menyebutkan, karena tidak ada respon dari pihak perusahaan, akhirnya dirinya melaporkan kejadian ke pihak kepolisian bagian Lantas Polres Bengkalis di 125 Kecamatan Bathin Solapan.

"Kami meminta kepada perusahaan peduli dan respon atas terjadinya Lakalantas ini, terutama kepada keluarga korban ada yang meninggal dunia. Apalagi kejadian tersebut juga masih dalam waktu kerja," terangnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkalis, Syafroni Untung mengatakan perusahaan harusnya sejak awal kejadian Lakalantas menemui pihak keluarga korban, untuk merespon atas terjadinya Lakalantas apalagi masih dalam waktu kerja tersebut.

"Saya, akan menyampaikan hal ini kepada Ketua DPRD Bengkalis agar membuat rapat lintas komisi, untuk memanggil perusahaan terkait bersama Disnaker untuk menyikapi kejadian Lakalantas yang terjadi di Jalan Tegar," harapnya.

Editor : Rinaldi
#kernet truk #alat berat #Lakalantas