Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mengkhawatirkan dan Jadi Sorotan Masyarakat, Kadin Riau Bahas Keselamatan Ro-Ro Bengkalis

Abu Kasim • Rabu, 9 Juli 2025 | 13:14 WIB
Guna menjaga keselamatan dan kelancaran penyebelihannya Ro-Ro Bengkalis, Ketua Umum Kadin Riau Masuri ikut membahas berbagai persoalan di penyeberangan Ro-Ro Bengkalis di Aula Kadin Bengkalis, Senin.
Guna menjaga keselamatan dan kelancaran penyebelihannya Ro-Ro Bengkalis, Ketua Umum Kadin Riau Masuri ikut membahas berbagai persoalan di penyeberangan Ro-Ro Bengkalis di Aula Kadin Bengkalis, Senin.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kondisi kapal Ro-Ro Penyeberangan Bengkalis dalam beberapa tahun belakangan menjari sorotan dan keluhan masyarakat. Bahkan kondisi terparah saat kapal Ro-Ro yang sedang berlayar sempat masuk air laut, sehingga kondisi ini menjadi perhatian penting Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau.

Ketua Umum Kadin Provinsi Riau, Masuri langsung memimpin rapat bersama para pemangku kepentingan, guna membahas berbagai persoalan terkait penyeberangan Ro-Ro Air Putih Bengkalis dan Sungai Selari-Pakning di Aula Kantor Kadin Bengkalis, Senin (7/7/2025) sore.

Pertemuan itu dihadiri jajaran Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, serta para agen kapal. Kadin Riau hadir sebagai fasilitator untuk mencari solusi bersama, atas berbagai permasalahan keselamatan dan ketertiban pelayaran yang selama ini menjadi perhatian.

 Baca Juga: Enam Unit Rumah Warga Air Molek I Ludes Dilalap si Jago Merah, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki Polres Inhu

"Ya, kami tentu sangat berkepentingan memfasilitasi bagaimana merumuskan langkah ke depan, agar pengaturan dan tingkat keselamatan di penyeberangan ini bisa lebih baik. Jaminan keselamatan adalah hal yang utama dan wajib dipatuhi," tegas Masuri, Selasa (8/7).

Mantan Ketua Kadin Bengkalis ini menegaskan, bahwa peristiwa kecelakaan laut di Teluk Bali harus menjadi pelajaran penting untuk semua pihak dalam membenahi sistem keselamatan pelayaran.

Ia mengaku, tidak ingin kejadian serupa terjadi di Riau. Oleh karena itu, pertemuan itu menjadi titik tolak bagi semua pihak untuk berbenah. Bencana bisa saja terjadi kapan saja, dan harus siap.

 Baca Juga: Menelusuri Harapan Baru di Tepian Sungai Siak; Wisata Air Pekanbaru yang Bangkit Kembali

Masuri berharap, pihak KSOP dan Dishub Bengkalis dapat segera menyusun langkah konkret, dalam waktu dekat untuk menghindari permasalahan serupa di masa mendatang.

“Keselamatan masyarakat dan kapal adalah yang utama. Saya berharap para pemangku kepentingan dapat merumuskan langkah-langkah teknis yang tepat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Bengkalis Hariyanto juga menyampaikan, bahwa peningkatan keselamatan penumpang adalah prioritas bersama. Pihaknya mendukung langkah KSOP Tanjung Buton terkait penguatan sistem manifest penumpang.

“Manifest sangat penting sebagai data keselamatan. Kami bersama KSOP Buton sepakat untuk meningkatkan akurasi dan pelaksanaannya demi keamanan masyarakat, khususnya di wilayah Bengkalis,” jelas Hariyanto.

Ia juga menyampaikan, bahwa saat ini beberapa dermaga sedang dalam tahap perbaikan dan peningkatan fasilitas oleh Pemerintah Daerah Bengkalis. Memang sudahbanyak perubahan yang sudah dilakukan oleh Pemda. Fasilitas di lapangan sudah mulai berjalan lebih baik.

 Baca Juga: Karhutla Siak Jadi Perhatian

Sedangkan Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan juga menyatakan, dukungannya terhadap hasil keputusan dalam rapat keselamatan penyeberangan yang digelar di kantor Kadin.

“Kami sangat menyambut baik hasil diskusi yang dipromotori oleh Kadin Riau. Ini semua demi keselamatan pelayaran, apalagi lintasan Air Putih–Sungai Selari merupakan lintasan kewenangan Pemkab Bengkalis. Maka, sudah menjadi kewajiban kami untuk mensupport sepenuhnya,” ujar Edi.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan rapat teknis bersama seluruh stakeholder terkait. Dishub juga akan menggelar simulasi keselamatan baik di darat maupun di atas kapal, sebagaimana yang juga diusulkan pihak KSOP.

 Baca Juga: Kanwil DJP Riau Berhasil Kumpulkan Penerimaan Pajak Rp5,66 T

“Kita akan maksimalkan seluruh potensi, termasuk sistem pengawasan dan pengaturan muatan di lapangan. Kejadian di kapal Permata Lestari 3 jadi pelajaran penting untuk kita semua,” tambahnya.

Edi juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Jasa Raharja telah memasang spanduk imbauan pentingnya membeli tiket resmi kapal. Menurutnya, masih ada masyarakat yang belum memahami bahwa tiket bukan sekadar akses masuk, tetapi juga mencakup asuransi penumpang.

“Tiket itu bukan hanya untuk naik kapal, tapi juga bentuk perlindungan. Kalau terjadi musibah, penumpang yang punya tiket otomatis tercover oleh asuransi. Sosialisasi ini akan terus kami galakkan,” ujar nya.

Dalam rangka meningkatkan akurasi data penumpang, Dishub Bengkalis juga berencana meng-upgrade sistem manifest dari manual ke sistem online.

“Manifest online akan mempercepat dan memudahkan proses. Nantinya, sebelum berangkat, data penumpang dalam satu kendaraan bisa langsung diinput. Ini akan sangat membantu,” harap Edi.(ksm)

Editor : Edwar Yaman
#kadin riau #dishub bengkalis #KSOP Bengkalis #Penyeberangan Ro Ro #Keselamatan Ro Ro Bengkalis