Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Lintas Kecamatan di Bengkalis Terendam Air Pasang Laut

Abu Kasim • Kamis, 9 Oktober 2025 | 19:01 WIB


Murid sekolah dasar melintasi jalan yang terendam air pasang laut saat kembali dari sekolahnya di Desa Suka Maju Kecamatan Bantan, Bengkalis, Kamis (9/10/2025).
Murid sekolah dasar melintasi jalan yang terendam air pasang laut saat kembali dari sekolahnya di Desa Suka Maju Kecamatan Bantan, Bengkalis, Kamis (9/10/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam tiga hari terakhir, sejumlah ruas jalan di Pulau Bengkalis sempat terputus, akibat terendam air pasang laut. Sejumlah titik yang terendam air laut di jalan lintas kecamatan tepatnya di Parit Bengkok, Desa Suka Maju menuju ke arah Desa Penebal Kecamatan Bengkalis, Kamis (9/10/2025).

Demikian juga di jalan lintas kecamatan Bantan, tepatnya di Desa Berancah melintasi jembatan Sungai Liong Desa Batan Tengah, yang kerap terendam banjir saat air pasang besar naik. Meski hanya beberapa jam saja, namun membuat terkendalanya perjalanan masyarakat yang ikut berangkat bekerja atau sekolah.

Seperti pantaian di jalan lintas Parit Bengkok Desa Suka Maju Kecamatan Bantan. Air laut yang naik merendam badan jalan sepanjang 50 meter, sehingga membuat kendaraan bermotor roda 4 harus berhenti dan menunggu sampai air laut surut.

Sedangkan sepeda motor, terpaksa harus dinaikkan ke atas gerobak untuk menghindari terkena air asin yang dapat membuat sepeda motor menjari rusak atau keropos.

"Kalau tak dinaikkan ke gerobak kami tak bisa lewat. Karena harus berangkat ke sekolah tepat waktu, namun harus mengeluarkan ongkos ekstra yakni pergi dan pulang membayar jasa tukang geronak Rp20 ribu," ujar Aini, salah seorang guru di Teluk Pambang.

Ia mengaku, sudah tiga hari ini melintasi jalan terendam banjir dengan membayar. Karena saat berangkat dan pulang sama-sama terendam banjir jalannya.

Tidak hanya para guru, namun para murid sekolah dasar juga harus melintasi genangan air bajir laut dengan membuka sepatunya. Karena kalau tidak dilakukan maka dapat membasahi peralatan sekolah.

"Ya, harus buka sepatu dan angkat tinggi-tinggi roknya biar tak kena air asin," ucap Dani, salah seorang murid SD di sana.

Di sisi lain, Andi salah seorang tukang gerobok yang mengangkut sepeda motor mengakibatkan beruntung. Karena momen air pasang ini dapat mengais rejeki. Meski ini musibah, tapi baginya yang memilii gerobak yang biasanya digunakan untuk mengangkut material bantuan bisa beralih profesi sejenak.

"Biasanya bawa material bangunan. Tapi karena banjirnya dalam, maka kita ikut membantu orang yang mau melintasi jalan yang terendam banjir," ujarnya.

Laporan Abu Kasim (Bengkalis)

Editor : M. Erizal
#Banjir pasang air laut #jalan terendam banjir #bengkalis