Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berbahaya, Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Anak

Abu Kasim • Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:45 WIB
Siswi SMPN 7 Desa Teluk Latak mengajukan pertanyaan kepada narasumber terkait dampak bullying terhadap anak, Rabu (15/10/2025).
Siswi SMPN 7 Desa Teluk Latak mengajukan pertanyaan kepada narasumber terkait dampak bullying terhadap anak, Rabu (15/10/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesehatan mental anak, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkalis bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis, melalukan sosialisasi dampak bullying terhadap kesehatan mental anak.

Kegiatan dilaksanakan di SMPN 7 Desa Teluk Latak, Rabu (15/10/2025) memiliki tujuan meningkatkan pemahaman pelajar SMP tentang bahaya perilaku bullying, yang dapat berdampak serius pada kondisi psikologis anak.

Sosialisasi diisi dengan paparan materi dari narasumber bidang perlindungan anak dan psikologi anak Syarifah Ivo, yang memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis bullying serta cara pencegahannya di lingkungan keluarga dan sekolah.

 Baca Juga: Ketua DPRD Siak Imbau Warga Waspada DBD

Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda DPPA Bengkalis, Majrul menegaskan, bahwa upaya pencegahan bullying harus dimulai dari rumah dan keluarga terdekat.

“Keluarga menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dan penuh empati agar anak merasa aman dan percaya diri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GOW Bengkalis Ny Ira Vandriyani Ersan menyampaikan, bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan bebas dari kekerasan.

 Baca Juga: Bupati Sampaikan Terima Kasih kepada Gubri

“Melalui kolaborasi ini, kita berharap para ibu dan kader wanita dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai kasih sayang serta empati di tengah masyarakat maupun di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ira menambahkan, GOW Bengkalis berharap pelajar SMPN 7 Teluk Latak semakin peduli terhadap isu bullying dan bersama-sama membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, baik secara fisik maupun mental.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta aktif berbagi pengalaman serta mencari solusi bersama untuk mengurangi kasus bullying di lingkungan sekitar.

 Baca Juga: 58 Melamar Jadi Camat, 111 Incar Lurah

"Dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan semakin banyak pihak yang berkomitmen untuk menciptakan ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental anak di Kabupaten Bengkalis," harapnya.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
#bullying #pencegahan bullying #GOW Bengkalis #Kesehatan Mental Anak