RUPAT (RIAUPOS CO) — Setelah bertahan selama delapan hari di bawah tenda di tengah panas dan hujan, perjuangan warga Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, akhirnya membuahkan hasil.
Pada Senin (20/10/2025) masyarakat bersama PT Priatama Riau resmi menandatangani surat kesepakatan bersama, tentang pemberian plasma sebesar 20 persen dari total luasan lahan HGU perusahaan di masing-masing desa, dalam bentuk usaha produktif masyarakat.
Kesepakatan bersejarah itu, menjadi puncak dari perjuangan warga yang selama seminggu mendirikan tenda perjuangan di lokasi sengketa. Di bawah terik matahari dan guyuran hujan, mereka tetap bertahan dengan satu tekad: menuntut keadilan atas hak masyarakat Rupat yang selama ini terabaikan.
Koordinator Aliansi Masyarakat dan Pemuda Desa Darul Aman, Rama Rapiandi menyebutkan, pencapaian ini sebagai buah dari kesabaran dan solidaritas warga.
"Selama seminggu kami bertahan di bawah tenda. Kami makan bersama, tidur bersama, dan berjuang bersama. Hari ini perjuangan itu terbayar lunas dengan kesepakatan yang adil bagi masyarakat,” ujarnya penuh haru.
Ia mengaku, masyarakat tidak menuntut lebih, hanya menuntut hak 20 persen plasma sesuai aturan.
"Alhamdulillah, PT Priatama Riau akhirnya mau membuka ruang dialog dan menyepakati hal itu,” ucapnya.
Rama menegaskan, perjuangan ini bukan hanya untuk Desa Darul Aman, tetapi juga untuk seluruh masyarakat di Pulau Rupat.
“Aksi kemarin diikuti oleh warga dari Kelurahan Tanjung Kapal dan Kelurahan Batu Panjang. Dua kelurahan itu kini akan berembuk dengan warga mereka, difasilitasi oleh lurah masing-masing. Namun, Aliansi akan tetap mengawal perjuangan plasma di sana sampai terealisasi,” tegas Rama.
Setelah kesepakatan ditandatangani, warga Darul Aman berencana menggelar rapat kampung, untuk menata kembali struktur kelembagaan yang mengelola plasma, termasuk koperasi yang sudah ada sebelumnya.
“Kita tidak ingin ada perpecahan di dalam kampung. Karena di Darul Aman ini semua bersaudara, masih punya hubungan keluarga. Jadi kita pastikan perjuangan ini membawa manfaat untuk semua, bukan segelintir orang,” jelasnya.
Rama menutup, dengan pesan menyentuh bagi seluruh warga Rupat. "Kami sudah membuktikan bahwa perjuangan tidak harus dengan kekerasan. Bertahan di bawah tenda selama seminggu, dengan kesabaran dan persatuan, akhirnya menghadirkan keadilan. Ini kemenangan rakyat Darul Aman," tegasnya.(ksm)
Editor : Edwar Yaman