MANDAU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 tingkat Kecamatan Mandau berlangsung semarak. Sekitar 20 peserta dari 9 kelurahan dan 2 desa memadati Jalan Sudirman Kota Duri, Ahad (2/11/2025).
Ribuan peserta yang mengikuti pawai taaruf, dalam rangka menyemarakkan pelaksanaan MTQ ke-50 tingkat Kecamatan Mandau, yang akan digelar pada, Selasa (4/11/2025) malam, di pusatkan di halaman Kantor Camat Mandau.
Pawai yang ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Camat Mandau Riki Rihardi di depan Puskesmas Duri Kota, dan berakhir di halaman Kantor Capilduk Mandau, dihadir Ketua TP PKK Mandau Dewi Asdinar, perwakilan Polsek Mandau AKP Indra Varenal, Danramil Mandau Kapt. Suratmin, Sekcam Mandau, Ketua MUI Mandau Syamsir Khan, Ketua DPH LAMR Zulfan Efendi, Ketua LPTQ, serta Kepala KUA Mandau.
Camat Mandau Riki Rihardi menyampaikan, apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi. Ia mengaku bangga atas antusiasme tinggi peserta yang mencapai sekitar 20 ribu orang.
“Ya, pawai taaruf ini menjadi wujud suka cita dan kebersamaan dalam menyambut pelaksanaan MTQ ke-50. Setiap kelurahan dan desa menampilkan keberagaman budaya sebagai bentuk semangat persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera,” jelasnya.
Camat Riki menambahkan, pawai ta’aruf juga menjadi sarana menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam menampilkan berbagai bentuk dan ragam budaya lokal. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus mendukung penyelenggaraan MTQ di tingkat kecamatan.
“Kami mengimbau seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan keselamatan selama pawai berlangsung, serta mengikuti arahan petugas kepolisian. Mari bersama-sama menyukseskan MTQ ke-50 ini agar berjalan lancar dan penuh makna,” harapnya.
Sedangkan rangkaian pelalsanaan pawai berlangsung meriah dan tertib. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan peserta yang tampil dengan busana khas daerah, kendaraan hias, serta berbagai atraksi bernuansa Islami di sepanjang Jalan Sudirman Duri.
Editor : M. Erizal