Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tepian Batang Mandau Objek Wisata Tersembunyi di Balai Pungut Bengkalis

Abu Kasim • Senin, 17 November 2025 - 13:14 WIB
Lokasi wisata tepian batang Mandau di desa Balai Pungut kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis memiliki pesona yang indah yang harus dikembangkan.
Lokasi wisata tepian batang Mandau di desa Balai Pungut kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis memiliki pesona yang indah yang harus dikembangkan.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, terus berupaya menggali dan mengembangkan potensi objek wisata yang tersebar di seluruh wilayah, baik di Pulau Bengkalis, Pulau Rupat, maupun kawasan yang berada di daratan Sumatera.

Salah satu potensi unggulan, yang kini menjadi perhatian Disparbudpora Bengkalis adalah Objek Wisata Tepian Batang Mandau di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir.

Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Bengkalis, Alwizar menyebutkan, bahwa Bupati Bengkalis telah menetapkan 21 potensi wisata daerah yang perlu dijaga dan dikembangkan.

“Salah satunya adalah Objek Wisata Tepian Batang Mandau, yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nomor 145 Tahun 2021. Lokasinya di Desa Balai Pungut dan menjadi salah satu destinasi prioritas,” ujar Alwizar, Ahad (16/11).

Ia menyebutkan, Tepian Batang Mandau memiliki daya tarik wisata alam yang kuat, mulai dari pemandangan sungai hingga berkembangnya berbagai hiburan air.

“Di sana sudah ada permainan speed boat, wahana anak-anak, dan kawasan kuliner. Pengelolaannya dilakukan oleh BUMDes Desa Balai Pungut,” jelasnya.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah tinggi. Pada masa Kerajaan Siak Sri Indrapura, wilayah Kecamatan Pinggir sudah menjadi bagian dari jalur perdagangan penting. Transportasi darat belum tersedia sehingga Sungai Batang Mandau menjadi nadi pelayaran.

“Ya, dulu hasil hutan seperti rotan dan damar dikumpulkan di wilayah ini, kemudian diangkut melalui Sungai Batang Mandau dan dibawa menuju Kerajaan Siak sebelum dipasarkan ke Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.

Desa Balai Pungut juga menjadi titik bersejarah masuknya kapal layar milik Caltex, saat perusahaan tersebut pertama kali hadir di Bengkalis. Untuk mengenangnya, telah dibangun Tugu Nasi Kunyit, simbol kedatangan kapal pertama ke daerah tersebut.

“Ya, tugu itu menjadi penanda sejarah penting bagi Kabupaten Bengkalis. Makanya untuk mengoptimalkan pengembangan wisata, pemerintah desa bersama Disparbudpora juga telah mengikuti berbagai pelatihan seperti pengelolaan pariwisata, pemasaran digital, keselamatan wisatawan, hingga pelatihan penyelamatan wisata tirta. Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola destinasi," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan penerapan asuransi wisata bagi setiap pengunjung sebagai upaya peningkatan keselamatan.

Pihaknya ingin wisatawan yang datang merasa aman. Jika terjadi musibah, mereka sudah terlindungi dengan asuransi yang memadai.

Ia menambahkan, Bupati Bengkalis memberikan apresiasi besar terhadap pengembangan wisata alam yang dikolaborasikan dengan wisata sejarah. Dengan adanya nilai historis seperti Tugu Nasi Kunyit, kawasan ini memiliki daya tarik yang semakin kuat untuk dikembangkan. (ksm)

Editor : M. Erizal
#objek wisata #bengkalis #objek wisata tepian batang mandau