Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dikeluhkan Warga, Ternyata Ini Penyebab Antrean BBM di Pulau Bengkalis

Siti Azura • Jumat, 19 Desember 2025 | 21:10 WIB

 

Antrean kendaraan yang akan mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Rabu (19/11/2025). Akibatnya, terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut.
Antrean kendaraan yang akan mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Rabu (19/11/2025). Akibatnya, terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Antrean BBM di beberapa SPBU di Bengkalis dikeluhkan warga belakangan ini. Bahkam beberapa di antara SPBU tersebut terpaksa tutup dengan alasan stok BBM yang kosong.

Menanggapi menanggapi adanya berita antrean panjang kendaraan di SPBU Resam Lapis, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan bahwa stok BBM di wilayah Pulau Bengkalis dalam kondisi tersedia dan aman.

"Antrean yang sempat terjadi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas penyeberangan kapal Ro-Ro (Roll on-Roll Off) dari Sei Pakning menuju Pulau Bengkalis, sehingga distribusi BBM ke wilayah tersebut mengalami penyesuaian waktu pengiriman," ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini, Pulau Bengkalis dilayani oleh enam SPBU Kompak dan satu SPBU Nelayan. Berdasarkan pemantauan lapangan, kondisi stok BBM di SPBU masih tersedia. Di antaranya, SPBU 16.287.091 memiliki stok Biosolar sekitar 7 KL dan Pertalite sekitar 2 KL. SPBU 18.288.066 tercatat memiliki stok Biosolar sekitar 5,4 KL, sementara SPBU 16.287.050 memiliki stok Biosolar sekitar 4,7 KL dan Pertalite sekitar 18 KL.

Sebagai langkah penanganan, pada hari ini Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengiriman BBM ke Pulau Bengkalis. Pengiriman tersebut meliputi 15 KL Pertalite dan 8 KL Pertamax, serta tambahan pengiriman 18 KL Pertalite ke SPBU lainnya di Pulau Bengkalis guna memperkuat ketahanan stok dan mengurai antrean.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendorong penambahan kapasitas penyeberangan serta memastikan prioritas pengiriman BBM dan LPG. Koordinasi dengan pengelola SPBU juga dilakukan untuk menjaga penyaluran BBM kepada masyarakat tetap tertib dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh BPH Migas.

"Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Kami berkomitmen menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di Pulau Bengkalis agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," tutupnya.(azr)

Editor : Edwar Yaman
#pulau bengkalis #Pertamina Patra Niaga #antrean bbm