Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Festival Sampan Layar Simbol Kebanggaan Masyarakat Pesisir Bengkalis

Abu Kasim • Minggu, 28 Desember 2025 | 16:30 WIB
Festival Sampan Layar ke-79 diikuti puluhan peserta, di tengah cuaca mendukung menyelimuti selat Bengkalis diikuti puluhan peserta di pantai Desa Ketam Putih, Ahad (28/12/2026).
Festival Sampan Layar ke-79 diikuti puluhan peserta, di tengah cuaca mendukung menyelimuti selat Bengkalis diikuti puluhan peserta di pantai Desa Ketam Putih, Ahad (28/12/2026).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Festival Sampan Layar yang digelar rutin setiap tahun oleh masyarakat Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis, menjadi bukti komitmen masyarakat pesisir Riau, dalam menjaga tradisi budaya maritim sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Festival Sampan Layar ke-79 yang diikuti puluhan peserta, di tengah cuaca mendung menyelimuti Selat Bengkalis, dibuka staf Ahli Bengkalis Syahruddin di pantau Desa Ketam Putih, Ahad (28/12/2026).

Syaharuddin menyampaikan, bahwa Festival Sampan Layar bukan sekadar perlombaan tradisional, melainkan warisan budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah.

Di dalamnya terkandung nilai kearifan lokal, semangat gotong royong, sportivitas, serta kecintaan terhadap laut sebagai sumber kehidupan.

"Pelaksanaan tahun ini terasa semakin istimewa dengan Green Policing, sebagai gerakan kolaboratif antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan," ujarnya.

Selain itu, kata Syahruddin Festival dan kegiatan Green Policing ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan, meningkatkan potensi wisata bahari, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Ia juga meminta Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga, KONI, serta cabang olahraga sampan layar untuk memanfaatkan momentum ini untuk menjaring bibit atlet dan menyusun program pembinaan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Ketam Putih, Suhaimi juga menyampaikan, rasa bangga dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten terhadap pelestarian tradisi.

Menurutnya, festival ini merupakan agenda tahunan yang diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

"Kami sangat bersyukur karena festival ini terus didukung. Tradisi ini bukan hanya hiburan, tetapi menjadi identitas, pemersatu masyarakat, serta potensi besar bagi pengembangan wisata bahari desa," ungkap Suhaimi.

Ia juga menyambut baik Green Policing yang sejalan dengan komitmen desa dalam menjaga kebersihan laut. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan laut, menjaga ekosistem pesisir, mengurangi pencemaran, serta menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini.

"Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen mendukung kegiatan budaya, olahraga tradisional, dan program pelestarian lingkungan yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan berbasis kearifan lokal," ujar Suhaimi.

Editor : M. Erizal
#budaya maritim #Festival Sampan Layar #bengkalis