BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Setelah lima hari melakukan pencarian, akhirnya jasad ABK KM Makmur Jaya 89 benama Rapat (38) warga Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terjatuh di perairan wilayah Muntai Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, akhirnya ditemukan dititik koordinat awal.
Kejadian korban tenggelam di laut yang terjadi pada, Ahad (4/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, dengan posisi kejadian di titik koordinat yang di perkiraan LKP 1°30'46''N 102°41'46''E, berhasil menemukan jasad korban yang terapung ke permukaan air laut.
Tim SAR gabungan yakni, TNI AL Posal Bengkalis, Basarnas, Pol Airud Meranti dan BPBD Meranti dan BPBD Bengkalis, yang membantu pencarian tersebut dalam kondisi cuaca buruk dan akhirnya membuahkan hasil.
Sementara itu, Komandan Pos TNI AL (Posal) Bengkalis, Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya menyenutkan, bahwa korban dari ABK KM Makmur Jaya 89 telah di temukan oleh tim gabungan Basarnas. Namun saat pencarian ditemukan satu jenazah lain yang diduga warga asal Negara Malaysia.
"Ya, setelah kami melakukan pencarian bersama Tim SAR gabungan, sejak Senin akhirnya membuahkan hasil. Bahkan dua orang mayat yang kami temukan, selain ABK KM Makmur Jaya 89 dan satu lagi diduga warga Malaysia," tegas Danposal Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Kamis (8/1/2026) siang.
Ia menyebutkan, untuk kedua jenazah tersebut warga Malaysia diserahkan ke Maritim Malaysia. Sedangkan ABK KM Makmur Jaya 89 langsung dibawa ke Kepri untuk diserahkan kepada keluarganya di Tanjung Balai Karimun.
Lettu Laut (PM) Nirwan menyebutkan, bahwa untuk identitas korban ABK KM Makmur Jaya 89 bernama Rapat (39) warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri. Jasad korban sudah dievakuasi menggunakan speed boat Basarnas serta jenazah di temukan, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.
"Saat itu juga, Tim SAR gabungan menyerahkan jenazah warga Malaysia di tengah laut. Kapal Basarnas sempat kehabisan BBM, sehingga harus terapung di laut di tengah cuaca buruk, akibatnya kapal Basarnas hampir tenggelam dan akhirnya tersandar di bibir pantai Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Bengkalis," jelasnya.(ksm)
Editor : Edwar Yaman