BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keterlibatan pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam peredaran serta penyalahgunaan narkotika, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melakukan tes urine, bekerja sama dengan Polres Bengkalis dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai.
"Kegiatan tes urine ini kita laksanakan sebagai bentuk komitmen kita, dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan," ujar Kepala Lapas Kelas IIB Bengkalis Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, Senin (12/1/2026).
Ia menyebutkan, tes urine dilakukan kepada orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 444 orang serta 26 orang petugas Lapas Kelas IIA Bengkalis. Hasilnya, seluruh peserta yang di tes urine dalam keadaan negatif.
Ia menyebutkan, pelaksanaan tes urine berlangsung dengan tertib, aman, dan transparan, serta diawasi langsung oleh petugas Lapas, personel Polres Bengkalis, dan BNN Dumai.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika sekaligus sebagai langkah deteksi dini serta penguatan pengawasan internal.
"Melalui kegiatan ini, kami menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, aman, tertib, dan berintegritas," tegasnya.
Editor : M. Erizal