Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Poros di Pulau Bengkalis Rusak Parah

Abu Kasim • Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47 WIB
Antara Desa Bantan Air menuju Desa Bantan Sari sampai ke Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan sangat memprihatinkan, mengalami rusak parah, Rabu (28/1/2026).
Antara Desa Bantan Air menuju Desa Bantan Sari sampai ke Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan sangat memprihatinkan, mengalami rusak parah, Rabu (28/1/2026).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis mengalami kerusakan parah. Masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera melakukan upaya perbaikan.

Pantauan di lapangan, kondisi jalan rusak ada di ruas Jalan Desa Bantan Air, Bantan Sari, Bantan Timur sampai ke Desa Muntai Barat.

”Sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan. Bahkan saat ini kondisinya sangat parah dan lubangnya sangat dalam. Jika digenangi air hujan maupun pasang, maka tidak tahu jalan itu berlubang,” ujar Asir, salah seorang warga Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan, Kamis (29/1).

Ia menyebutkan, jalan di daerahnya sempat diaspal 1992 lalu. Namun, sampai saat ini belum tersentuh pembangunan lagi. Jika pun ada hanya dilakukan secara swadaya masyarakat, dengan cara penimbunan.

”Ya, setelah ditimbun beberapa bulan rusak lagi. Khususnya saat hujan dan banjir air pasang. Bahkan jalannya nyaris putus, karena sudah dekat sekali dengan aliran sungai,” keluhnya.

Yanto, salah seorang warga Muntai Barat juga mengaku, prihatinkan dengan kondisi jalan poros di Kecamatan Bantan yang tak kunjung di perbaiki.

”Hanya dua tahun lalu ada pembangunan jalan dengan sistem rigit yang dilakukan secara bertahap. Namun volumenya sangat kecil dan pada tahun 2023 dan 2024 hanya dibangun 2 km dan 2025 dan 2026 malah tidak dianggarkan,” keluhnya.

Yanto berharap, agar Pemkab Bengkalis dapat menuntaskan pembangunan jalan poros di Pulau Bengkalis. Karena jalan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Jika jalan rusak, maka akan menghambat transportasi pengantaran bahan baku hasil perkebunan dan pertanian masyarakat ke Kota Bengkalis.

Sedangkan agak ke ujung Pulau Bengkalis, tepatnya di Desa Kembung Luar menuju ke Desa Teluk Lancar. Kondisi jalannya lebih memprihatinkan lagi, karena kontur tanah yang umumnya gambut membuat jalan mudah rusak.

”Ya, jalannya susah dilewati. Karena pakai timbunan batang kelapa dan membuat jalan tak rata dan sulit dilalui. Kami berharap agar Pemkab Bengkalis segera memperbaiki jalan tersebut,” ucap Salam, warga Dusun Melimau, Desa Kembung Luar.

Terhadap kondisi itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, Supardi yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya yang baru menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR sudah mengumpulkan anggotanya untuk melakukan mapping terhadap jalan rusak. Sehingga dalam tahun ini dapat dipetakan jalan mana saja yang mendesak untuk diperbaiki segera.

”Kami akan melakukan pemetaan. Jika nanti akan menjadi perhatian kami untuk prioritas perbaikan, apalagi menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.(hen)

Laporan Abu KASIM, Bengkalis

Editor : Arif Oktafian
#jalan rusak #pemkab bengkalis #Kecamatan Bantan #bengkalis