BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis terus mematangkan penerapan e-tiketing untuk pelayanan penyeberangan Roro Bengkalis agar lebih baik, tertib dan aman, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah mendatang.
Makanya ditargetkan pengguna jasa penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) rute Air Putih (Pulau Bengkalis)–Sungai Selari (Sumatera), dalam waktu dekat akan mulai menggunakan sistem tiket elektronik (e-ticketing). Inovasi ini diterapkan, guna meningkatkan kualitas pelayanan, ketertiban serta transparansi pengelolaan transportasi penyeberangan di Kabupaten Bengkalis.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah mengatakan, saat ini penerapan e-tiketing masih berada pada tahap penetapan calon mitra kerja sama atau vendor yang akan melaksanakan kegiatan e-tiketing.
"Ya, prosesnya sekarang masih di tahap penetapan calon mitra. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pertemuan bersama DPRD Kabupaten Bengkalis sebelum dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bupati Bengkalis," ujar Ardiansyah, Rabu (4/2/2026).
Ia mengatakan, setelah PKS ditandatangani, Dishub Bengkalis akan langsung melakukan uji coba sistem, dimulai dari soft opening hingga grand opening. "Ya, vendor e-tiketing sebenarnya sudah ada. Setelah PKS nanti kita langsung uji coba sistem, mulai dari soft opening sampai nantinya grand opening," ucapnya.
Ia menyebutkan, target penandatanganan PKS direncanakan dalam dua pekan ke depan. Pada tahap awal penerapan, sistem e-tiketing akan menggunakan barcode sebagai akses masuk ke area penyeberangan.
Menurutnya, untuk tahap awal pihaknya akan terapkan sistem barcode terlebih dahulu. Pengguna jasa yang sudah membeli tiket, baik secara online maupun offline, cukup melakukan pemindaian barcode di gate yang telah disiapkan.
Menurutnya, penggunaan barcode ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar terbiasa dengan sistem digital dalam layanan transportasi penyeberangan. "Nanti sambil berjalan, kita lakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat terbiasa menggunakan sistem digital ini," jelasnya.
Setelah masyarakat dinilai siap dan terbiasa, Dishub Bengkalis berencana mengembangkan sistem e-ticketing menggunakan portal gate secara penuh. Sosialisasi akan terus dilakukan agar seluruh pengguna jasa memahami alur pembelian tiket hingga proses masuk ke kapal Roro.
Ardiansyah berharap, penerapan e-ticketing dapat berjalan secara optimal menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini, sehingga mampu mengurai antrean serta meningkatkan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan, khususnya pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran. "Kami harapkan menjelang Lebaran nanti sistem ini sudah berjalan menyeluruh, sehingga antrean bisa terurai dan pelayanan menjadi lebih tertib," jelasnya.
Terkait kesiapan armada, Ardiansyah mengungkapkan saat ini terdapat lima unit kapal Roro yang beroperasi melayani penyeberangan. Namun demikian, Dishub Bengkalis masih membuka peluang penambahan armada berdasarkan hasil kajian serta kondisi kepadatan penumpang saat Lebaran.
"Kita lihat perkembangan di lapangan. Jika memang diperlukan dan memungkinkan, harapannya saat Lebaran nanti bisa ada penambahan armada untuk mengurangi kepadatan antrean penyeberangan," jelasnya.
Editor : Rinaldi